SNBP 2026 makin ketat. Simak 5 kategori siswa yang dipastikan tidak bisa mendaftar serta syarat lengkap terbaru jalur prestasi masuk PTN. (*/Ils)
° Pendaftaran SNBP 2026 dimulai 3 Februari dengan aturan baru.
° Tidak semua siswa bisa mendaftar.
Berikut lima kategori siswa yang dipastikan gagal mengikuti SNBP dan penjelasan lengkap syarat terbarunya.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari 2026.
Jalur masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes ini selalu menjadi primadona karena peluang diterima lebih besar.
Namun, sistem baru membuat persaingan semakin ketat dan tidak semua siswa bisa ikut serta.
Tahun ini, mekanisme seleksi SNBP mengalami perubahan besar dengan diberlakukannya Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu syarat utama pemeringkatan siswa eligible.
Artinya, hanya siswa tertentu yang benar-benar memenuhi kriteria yang dapat melangkah ke tahap seleksi.
Berdasarkan ketentuan terbaru dari SNPMB, terdapat lima kategori siswa yang dipastikan gagal mendaftar SNBP 2026, apa pun prestasinya.
BACA JUGA: Tak Lolos SNBP? Ini Jalan Masuk Universitas Brawijaya 2026
Berbeda dengan SNBT dan jalur mandiri, SNBP hanya diperuntukkan bagi siswa eligible.
Penentuan eligible dilakukan oleh sekolah melalui pemeringkatan nilai rapor, prestasi, dan indikator akademik lainnya.
Kuota eligible pun dibatasi berdasarkan akreditasi sekolah:
Siswa di luar kuota ini otomatis tidak dapat mendaftar SNBP.
Siswa yang telah lulus pada tahun sebelumnya dan tidak langsung mendaftar perguruan tinggi — atau yang dikenal sebagai gap year — tidak diperkenankan mengikuti SNBP 2026.
Mereka hanya bisa mengikuti UTBK-SNBT atau jalur mandiri PTN.
Mulai 2026, TKA menjadi syarat wajib untuk masuk pemeringkatan eligible.
Siswa yang tidak mengikuti TKA atau memiliki nilai TKA tidak lengkap akan langsung ditolak sistem SNBP.
Meski sudah masuk daftar eligible, siswa yang tidak melakukan registrasi akun SNPMB hingga batas waktu yang ditentukan tetap dinyatakan gagal mendaftar.
Page: 1 2
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…