Ringkasan Berita:
Sebanyak 76 jamaah haji reguler asal Kabupaten Empat Lawang mengikuti Bimbingan Manasik Haji 1447 Hijriah/2026 yang digelar Kementerian Haji dan Umroh. Kegiatan ini menjadi bekal penting sebelum berangkat ke Tanah Suci, dihadiri langsung Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana Masjid Darul Muqomah di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, tampak lebih khidmat dari biasanya.
Ratusan pasang mata jamaah calon haji tertuju ke depan, menyimak dengan saksama setiap materi yang disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Manasik Haji Jamaah Reguler Tahun 1447 Hijriah/2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Empat Lawang sebagai bentuk pembekalan menyeluruh bagi para jamaah sebelum menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.
Manasik haji menjadi tahapan penting yang tidak sekadar bersifat formalitas, tetapi menjadi fondasi utama agar ibadah haji dapat dilaksanakan sesuai tuntunan syariat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Empat Lawang H. Moch. Sirojuddin, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Empat Lawang, pada Rabu (28/12/26).
Dalam sambutannya, Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kesiapan jamaah haji asal Empat Lawang.
Ia menegaskan bahwa manasik haji bukan hanya sekadar teori, melainkan bekal mental, spiritual, dan teknis bagi para calon jamaah.
“Hari ini saya menghadiri manasik haji bagi jamaah haji Kabupaten Empat Lawang yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Empat Lawang,” ujar Fauzan di hadapan para jamaah.
Menurut Fauzan, pada musim haji tahun 1447 Hijriah/2026 ini, terdapat sekitar 76 jamaah haji reguler asal Kabupaten Empat Lawang yang siap diberangkatkan.
Jumlah tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah, sekaligus amanah besar yang harus dipersiapkan dengan matang.
“Alhamdulillah sebanyak lebih kurang 76 jamaah siap berangkat di tahun ini. Mudah-mudahan kita iringi keluarga besar kita yang berangkat ini menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fauzan menekankan pentingnya manasik haji sebagai sarana untuk menyamakan persepsi dan pemahaman jamaah.
BACA JUGA: Pelunasan Haji 2026, Empat Lawang Masih Nol Setoran, Ini Datanya!
Mulai dari tata cara ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, hingga lempar jumrah, semuanya harus dipahami dengan baik agar jamaah tidak kebingungan saat berada di Tanah Suci.
Tak hanya itu, manasik juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan antarsesama jamaah.
Dengan saling mengenal sejak di tanah air, diharapkan jamaah dapat saling membantu dan menguatkan selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup panjang dan menguras fisik.
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Empat Lawang, H. Moch. Sirojuddin, menambahkan bahwa kegiatan manasik haji ini dirancang secara komprehensif.
Materi yang diberikan tidak hanya mencakup aspek ibadah, tetapi juga menyentuh sisi kesehatan, etika, serta kesiapan mental jamaah menghadapi perbedaan budaya dan cuaca di Arab Saudi.
“Manasik ini adalah bekal awal. Harapannya, jamaah tidak hanya paham secara teori, tetapi juga siap secara mental dan fisik,” ujarnya singkat.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzan Khoiri Denin juga menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Empat Lawang kepada seluruh jamaah calon haji.
Ia berharap doa-doa terbaik senantiasa mengiringi perjalanan ibadah para jamaah, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
“Salam juga dari Pak Bupati dan Wakil Bupati, mudah-mudahan mereka selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Doa terbaik untuk jamaah haji tahun 2026,” tutup Fauzan.
Kegiatan manasik haji ini pun mendapat sambutan positif dari para jamaah.
Banyak di antara mereka merasa lebih tenang dan percaya diri setelah mengikuti bimbingan tersebut.
Dengan bekal ilmu dan arahan yang diperoleh, para jamaah berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.
BACA JUGA: Aset Negara Dialihkan! Kemenag Serahkan BMN Haji ke Kementerian Haji dan Umrah, Ini Alasannya!
Bimbingan Manasik Haji yang digelar Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Empat Lawang ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji.
Tidak hanya sekadar melepas keberangkatan, tetapi memastikan setiap jamaah siap lahir dan batin untuk meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah. (*/red)





