Diknas Palembang Terbitkan Edaran Resmi Usai Kasus Percobaan Penculikan Siswi SMP

oleh -109 Dilihat
oleh
Korban percobaan penculikan, E (13) didampingi orangtuanya saat membuat laporan polisi, Sabtu (1/11/2025). Foto: dok/IST

Ringkasan Berita:
° Kasus percobaan penculikan terhadap siswi SMP di Palembang membuat Dinas Pendidikan Kota Palembang mengeluarkan surat edaran resmi untuk meningkatkan kewaspadaan sekolah.

° Dalam edaran itu, sekolah diminta memperketat pengamanan, berkoordinasi dengan orang tua, memberi penyuluhan kepada siswa, dan bekerja sama dengan aparat keamanan.

° Diknas juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. 


Palembang, LintangPos.com — Kasus dugaan percobaan penculikan yang menimpa seorang siswi SMP di Palembang pada Jumat (31/10/2025) memicu keresahan luas di kalangan masyarakat dan dunia pendidikan.

Menyusul viralnya laporan tersebut di media sosial dan pesan berantai, Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Palembang segera bertindak dengan mengeluarkan surat edaran resmi yang menginstruksikan seluruh sekolah untuk memperketat pengawasan di lingkungan masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Affan Prapanca, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah kepanikan dan memastikan keamanan peserta didik di lingkungan sekolah.

“Edaran ini kami keluarkan agar seluruh sekolah meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan di sekitar gerbang sekolah, terutama pada jam masuk dan pulang,” ujar Affan, Sabtu (1/11/2025).

Dalam surat edaran tersebut, terdapat beberapa poin penting yang wajib diterapkan oleh seluruh satuan pendidikan.

Pertama, sekolah diminta menugaskan guru piket dan petugas keamanan untuk memantau aktivitas di sekitar sekolah.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Percobaan Penculikan Siswi SMPN 30 Palembang

Kedua, siswa dilarang keluar dari lingkungan sekolah tanpa izin tertulis dari pihak sekolah atau orang tua/wali.

Selain itu, pihak sekolah juga diminta berkoordinasi aktif dengan orang tua, agar mereka menjemput anak tepat waktu dan tidak mempercayakan penjemputan kepada orang yang tidak dikenal.

Komunikasi antara sekolah dan orang tua diimbau dilakukan melalui grup resmi sekolah untuk menghindari kesalahpahaman.

“Sekolah juga kami minta untuk memberikan penyuluhan kepada siswa tentang cara mengenali dan menghindari potensi ancaman penculikan. Siswa harus diajarkan agar tidak mudah percaya kepada orang asing dan segera melapor jika merasa terancam,” urai Affan.

Tak hanya itu, Diknas Palembang juga mendorong kerja sama dengan aparat keamanan setempat, baik kepolisian maupun Babinsa, untuk melakukan patroli rutin di sekitar lingkungan sekolah.

Jika ditemukan aktivitas mencurigakan, pihak sekolah diminta segera melapor kepada aparat berwenang.

BACA JUGA: Kisah Mencekam Siswi SMPN 30 Palembang Selamat dari Percobaan Penculikan

Dalam kesempatan yang sama, Affan juga menekankan pentingnya tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Kami mengingatkan seluruh warga sekolah untuk selalu mengedepankan sumber informasi resmi dari kepolisian, pemerintah daerah, atau Dinas Pendidikan Kota Palembang,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang siswi berinisial ES (13) nyaris menjadi korban percobaan penculikan oleh empat pelaku di kawasan Palembang.

Berdasarkan laporan, para pelaku terdiri dari tiga pria dan satu perempuan yang menghadang korban saat hendak berangkat ke sekolah.

ES mengaku ditarik paksa dan hampir disuntik oleh salah satu pelaku.

Namun ia berhasil meloloskan diri setelah menggigit tangan dan menginjak kaki pelaku.

BACA JUGA: Warga Mesuji Raya Ayunkan Parang Panjang ke Leher Tetangga, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Korban kemudian berlari ke sekolah dan melaporkan kejadian itu kepada temannya, yang langsung memberitahu guru.

Pihak sekolah segera melaporkan kasus tersebut ke Polsek SU II Palembang untuk ditindaklanjuti.

Kasus ini kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian, sementara Dinas Pendidikan Palembang berupaya memastikan keamanan di seluruh sekolah agar insiden serupa tidak terulang kembali.  (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.