Ringkasan Berita:
° Ribuan warga memenuhi Monpera Palembang dalam Aksi Bela Palestina Jilid V.
° Long march dari dua titik, penampilan Opick, hingga penggalangan dana yang menembus Rp354 juta dan 1.000 dolar AS mewarnai aksi solidaritas ini.
° Bantuan akan dikawal langsung hingga perbatasan Yordania.
Palembang, LintangPos.com — Suasana di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang pada Minggu (9/11/2025) berubah menjadi lautan manusia.
Ribuan warga dari berbagai penjuru kota turun ke jalan mengikuti Aksi Bela Palestina Jilid V, sebagai bentuk solidaritas atas penderitaan rakyat Palestina yang tengah menghadapi serangan militer Israel.
Sebelum aksi berpusat di Monpera, peserta memulai long march dari dua titik: Simpang Empat Jakabaring dan Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan.
Arus massa dari kedua arah bertemu di Monpera sambil mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Palestina, menggambarkan persatuan dan kepedulian masyarakat Sumsel terhadap konflik kemanusiaan di Gaza.
Aksi ini turut menghadirkan penyanyi religi Opick, yang membawakan sejumlah lagu populernya.
Di tengah penampilannya, ia mengajak masyarakat terus mendukung perjuangan Palestina melalui doa dan bantuan.
BACA JUGA: Detik-Detik Spesialis Curat Palembang Dibekuk: Aksi BW Terekam dan Viral!
“Semoga semua yang telah ikhlas membantu Gaza diberi umur panjang, rezeki yang berkah, dan dijauhkan dari musibah,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh donasi akan difokuskan pada penyediaan pangan, air bersih, dan obat-obatan.
Koordinator aksi sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, Masagus Syaiful Padli, menjelaskan bahwa Monpera dipilih sebagai lokasi utama karena sarat makna sejarah perjuangan rakyat Palembang melawan penjajah.
“Semangat itu kami bawa untuk mendukung kemerdekaan Palestina,” katanya.
Ia mengungkapkan bahwa hingga siang hari, donasi telah mencapai lebih dari Rp345 juta dan terus bertambah.
Panitia menargetkan capaian melebihi perolehan tahun lalu yang mencapai Rp800 juta.
BACA JUGA: Aksi 60 Karyawan PT DAM Guncang Kawasan Industri Lahat, Tagihan Rp100 Miliar Jadi Sorotan
Dana yang terkumpul akan dikirim melalui perwakilan Sumatera Selatan yang akan mengawal langsung penyaluran bantuan hingga perbatasan Yordania, dalam bentuk makanan, obat-obatan, serta air bersih.
“Seperti tahun lalu, kami kawal langsung agar bantuan benar-benar sampai ke warga Gaza,” ujar Syaiful.
Ketua Aliansi Masyarakat Sumsel Peduli Palestina, H. Abdus Somad Demsyah Safar, menyerukan agar masyarakat Indonesia dan dunia mendorong pembukaan pintu Rafah sebagai jalur utama bantuan kemanusiaan.
Ia juga menyampaikan gagasan pembangunan Masjid Wong Palembang di Gaza sebagai bentuk dukungan jangka panjang.
Hingga akhir kegiatan, total donasi mencapai Rp354 juta ditambah 1.000 dolar AS.
Panitia berharap angka tersebut terus meningkat seiring berlanjutnya rangkaian aksi solidaritas masyarakat Sumatera Selatan terhadap Palestina. (*/red)





