Detik-Detik Jembatan Kelekar Ambruk, Warga Panik Polisi Nyaris Terbawa Arus!

oleh -81 Dilihat
oleh
Jembatan Kelekar ambruk setelah arus sungai meningkat cepat. Tak ada korban jiwa, namun dua aparat nyaris celaka. Lalu lintas dialihkan dan perbaikan ditunggu warga, Kamis (11/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Jembatan Kelekar di Prabumulih Utara ambruk saat debit Sungai Kelekar meningkat drastis.

° Akses warga terputus, dua aparat nyaris jadi korban saat memantau arus.

° Petugas gabungan turun tangan, rekayasa lalu lintas diberlakukan. Warga berharap perbaikan segera dilakukan.


PRABUMULIH, LINTANGPOS.com – Di bawah langit mendung yang menggelayut sejak siang, suasana di Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Utara, mendadak berubah dramatis pada Kamis (11/12) sore.

Jembatan Kelekar—urat nadi penghubung warga—mendadak kehilangan kekuatan.

Sekitar pukul 17.45 WIB, struktur itu ambruk diseret derasnya arus Sungai Kelekar yang mendadak meluap.

Akses menuju permukiman dan berbagai fasilitas umum sontak terputus.

Warga yang berada di sekitar lokasi terpaku, sebagian panik, sebagian lagi tak percaya jembatan yang tiap hari mereka lintasi kini tinggal rangka patah di atas sungai yang bergolak.

Yudi, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, menjadi saksi mata drama sore itu. “Air sungainya naik cepat, arus makin deras, tidak lama jembatan langsung ambruk,” tuturnya.

BACA JUGA: Ngeri! Jembatan Gantung di Mura Hampir Ambruk, Polisi Turun Tangan Selamatkan Warga

Suaranya masih menyimpan sisa ketegangan.

Kelegaan kecil setidaknya datang dari fakta bahwa tak ada korban jiwa.

Padahal beberapa menit sebelum jembatan runtuh, seorang Bhabinkamtibmas terlihat berada di atas struktur itu.

Ia mengecek kondisi aliran air sambil memastikan warga tak nekat melintas.

“Alhamdulillah tidak ada yang terluka. Polisi tadi masih sempat mengecek arus sebelum ambruk,” kata Yudi.

Tak butuh waktu lama, rekaman detik-detik jembatan roboh menyebar cepat di media sosial.

BACA JUGA: Jembatan Utama di Gandus Ambles Usai Hujan Deras, Ratu Dewa Gerak Cepat!

Di dalam video, terdengar suara perekam menyebut seorang polisi sedang mengatur kendaraan tepat sebelum jembatan amblas.

Belakangan diketahui, dua aparat, yakni Bhabinkamtibmas Aipda Arfan dan Babinsa Kelurahan Muara Dua Adi Sutopo, sempat berada di atas jembatan untuk mengatur lalu lintas.

Keduanya berhasil menyelamatkan diri meski situasinya sangat berbahaya.

Dinas Perhubungan bergerak cepat. Plt Kepala Dishub Kota Prabumulih, Samsul Feri SE MSi, langsung turun ke lapangan begitu kabar ambruknya jembatan tersiar.

“Jalur ini sangat vital. Kami lakukan rekayasa lalu lintas sementara untuk menjaga kelancaran,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas diberlakukan agar kendaraan tidak menumpuk di jalur yang kini terputus itu.

BACA JUGA: Detik Mencekam di Jembatan Ampera! Remaja Hampir Terjun, Polisi Berpacu Selamatkan Nyawa

Dari sisi kepolisian, Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Bratanata memastikan personel Satlantas telah dikerahkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melintas di Jembatan Tenggamus. Silakan gunakan jalur alternatif dari arah Jalan Lingkar maupun Jenderal Sudirman,” tegasnya.

Hingga malam, petugas dari berbagai instansi masih berjaga di area jembatan yang tinggal separuh.

Lampu-lampu darurat menyala, menerangi fondasi yang terkikis air, sementara warga berdatangan silih berganti melihat kondisi terakhir.

Di tengah segala ketidakpastian, satu harapan terucap dari banyak warga: jembatan harus segera diperbaiki.

“Semoga jembatan ini bisa segera diperbaiki supaya aktivitas warga kembali normal,” ujar salah seorang warga yang ikut menyaksikan peristiwa itu dari kejauhan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.