Ringkasan Berita:
° Benteng Kuto Besak Palembang yang selama ini hanya bisa dilihat dari luar dipastikan akan dibuka untuk umum.
° Setelah revitalisasi mulai 1 Januari 2026, warga dan wisatawan dapat menikmati bagian dalam ikon sejarah ini yang juga disiapkan sebagai pusat edukasi budaya.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Penantian panjang warga Palembang untuk bisa melihat lebih dekat Benteng Kuto Besak (BKB) akhirnya akan segera terwujud.
Bangunan bersejarah yang selama ini hanya dapat dinikmati dari luar itu dipastikan bakal dibuka untuk umum dan disulap menjadi destinasi wisata baru di Kota Palembang.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, usai pertemuan antara Pemerintah Kota Palembang dan jajaran Kodam II Sriwijaya, Rabu (17/12/2025).
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat memberikan akses kepada masyarakat untuk memasuki kawasan benteng yang selama ini tertutup.
Namun sebelum resmi dibuka, Benteng Kuto Besak akan menjalani proses revitalisasi.
Tahap awal revitalisasi direncanakan dimulai pada 1 Januari 2026, khususnya pada bagian tampak depan bangunan, setelah penandatanganan kerja sama antara Pemkot Palembang dan pihak terkait dilakukan.
BACA JUGA: Sultan Marah! Pembangunan Gedung 7 Lantai RS AK Gani Disebut Ancam Kehormatan Benteng Kuto Besak
“Ya, kita sepakat. Setelah revitalisasi selesai, masyarakat bisa melihat langsung bagian dalam benteng yang selama ini tertutup,” ujar Ratu Dewa kepada wartawan.
Tak sekadar menjadi objek wisata sejarah, kawasan Benteng Kuto Besak juga akan dikembangkan sebagai pusat informasi budaya.
Pemerintah Kota Palembang berencana menghadirkan galeri sejarah serta pusat informasi pariwisata yang menyajikan kisah perjalanan Palembang dari masa ke masa.
“Kita akan menghadirkan galeri sejarah serta pusat informasi pariwisata guna memberikan nilai edukasi bagi para pengunjung sejarah dari kawasan ini,” jelasnya.
Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali peran Benteng Kuto Besak sebagai simbol kejayaan Palembang, sekaligus menjadi ruang belajar sejarah dan budaya yang terbuka bagi masyarakat maupun wisatawan.
Dengan dibukanya akses ke dalam benteng, Pemkot Palembang optimistis BKB akan menjadi daya tarik baru yang memperkaya pilihan wisata kota, tanpa meninggalkan nilai historis yang melekat kuat di setiap sudut bangunannya.
“Kita berharap ikon bersejarah ini dapat menjadi daya tarik baru sekaligus ruang belajar sejarah dan budaya bagi masyarakat maupun wisatawan,” tutup Ratu Dewa. (*/red)





