Jelang Nataru 2025, Pasar Tebing Tinggi Aman, Cuma Satu Komoditas Ini yang Mulai Langka!

oleh -159 Dilihat
Stok pangan di Pasar Tebing Tinggi Empat Lawang aman dan harga stabil jelang Nataru. Pemkab fokus atasi kelangkaan gas elpiji 3 kg, Rabu (24/12/2025). Foto: */LINTANGPOS.com

Ringkasan Berita:

° Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemkab Empat Lawang memastikan stok bahan pokok di Pasar Tebing Tinggi aman dan harga stabil.

° Hanya gas elpiji 3 kg yang mengalami kekurangan dan segera ditangani lewat rapat koordinasi.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kabar baik datang dari Kabupaten Empat Lawang.

Pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tebing Tinggi masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, usai melaksanakan Sidak Pasar dalam rangka Pengecekan dan Pengawasan Pengendalian Harga, Rabu (24/12/2025).

Dalam sidak tersebut, Fauzan bersama tim memantau langsung kondisi pasokan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, hingga kebutuhan dapur lainnya. Hasilnya cukup melegakan.

“Stok bahan pokok di pasar wilayah Kabupaten Empat Lawang terpantau aman dan harganya stabil. Tidak ada lonjakan harga yang berarti,” ungkap Fauzan kepada awak media.

Menurutnya, kelancaran pasokan ini menjadi faktor utama yang membuat harga tetap terkendali meski permintaan masyarakat biasanya meningkat tajam menjelang libur panjang akhir tahun.

BACA JUGA: Lewat Tol Palembang–Lahat Jarak Tempuh Tinggal Dua Jam! Siap Ubah Peta Ekonomi Sumsel

Namun di tengah kabar positif tersebut, terdapat satu catatan penting: gas elpiji 3 kilogram.

Fauzan mengakui komoditas bersubsidi itu terpantau mulai mengalami kekurangan di beberapa titik.

“Selain gas, semua kebutuhan pokok relatif aman. Pasokan lancar dan harga tergolong stabil,” jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan gas melon, Pemkab Empat Lawang segera menggelar rapat koordinasi lintas instansi dan pihak terkait guna menelusuri penyebab kelangkaan serta mencari solusi agar distribusi kembali normal.

Langkah cepat ini dilakukan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan, terutama di momen libur panjang yang biasanya diikuti peningkatan aktivitas rumah tangga dan usaha kecil.

Dengan kondisi pasar yang relatif terkendali, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan lebih tenang, tanpa kekhawatiran lonjakan harga maupun kelangkaan kebutuhan pokok. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.