Kuota PPG Guru Tertentu 2026 Anjlok Drastis! Dari 800 Ribu Jadi 41 Ribu, Ini Daftar Guru yang Masih Punya Peluang Lolos

oleh -296 Dilihat
PPG Guru Tertentu 2026 hanya menampung sekitar 41 ribu peserta. Kesempatan terakhir bagi banyak guru untuk meraih sertifikat pendidik. Cek peluang dan syaratnya. (*/ils)

Ringkasan Berita:

° Program PPG Guru Tertentu tetap dibuka pada 2026, namun kuotanya turun tajam menjadi hanya 41.692 peserta dari sebelumnya ratusan ribu.

° Pemerintah memastikan seleksi jauh lebih ketat.

° Simak siapa saja guru yang masih berpeluang lolos dan strategi agar tidak kehilangan kesempatan terakhir ini.


JAKARTA, LINTANGPOS.com — Kabar baik sekaligus mengejutkan datang dari dunia pendidikan nasional.

Pemerintah memastikan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu tetap dibuka pada tahun 2026.

Namun di balik keberlanjutan program ini, tersimpan fakta yang membuat ribuan guru menahan napas: kuotanya anjlok sangat tajam.

Berdasarkan proyeksi terbaru, kuota PPG Guru Tertentu 2026 hanya sekitar 41.692 peserta.

Angka ini terjun bebas dibanding tahun 2024 yang mencapai 640.953 peserta, serta 2025 yang bahkan menembus 804.158 peserta.

Banyak guru pun mulai bertanya: siapa yang masih punya peluang? dan apakah ini kesempatan terakhir?

BACA JUGA: Angin Segar! Lulusan PPG Kini Punya Peluang Besar Lulus PPPK Guru dan Mengabdi di Daerah Sendiri

Kepastian keberlanjutan PPG Guru Tertentu ditegaskan dalam surat resmi Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tertanggal 11 Desember 2025 bernomor 1117/B.B2/GT.00.08/2025.

Pemerintah berkomitmen menuntaskan PPG sesuai amanat Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024.

Surat tersebut menegaskan bahwa guru yang masih aktif mengajar hingga tahun ajaran 2023/2024 serta tercatat dalam Dapodik tetap menjadi sasaran utama, selama memenuhi persyaratan administrasi.

Mengapa Kuota Turun Drastis?

Penurunan kuota tidak terjadi tanpa sebab. Pemerintah menyebutkan empat faktor utama:

  1. Mayoritas guru non-sertifikasi sudah terakomodasi di PPG 2024–2025
  2. Sertifikasi kini lebih diarahkan ke PPG Prajabatan
  3. Penyesuaian anggaran dan fokus kualitas lulusan
  4. Validasi data Dapodik semakin ketat

BACA JUGA: Tanpa Skema Prioritas! Lulusan PPG Berpeluang Besar Ditempatkan di Daerah Asal pada Seleksi PPPK Guru

Dengan kata lain, PPG Guru Tertentu 2026 adalah program penyisiran terakhir, bukan lagi program masif.

Siapa yang Masih Punya Peluang?

Kelompok guru yang diperkirakan paling berpeluang antara lain:

  • Guru yang dulu mengajar berijazah SMA/D-III dan baru lulus S-1
  • Guru aktif mengajar, memiliki NUPTK, dan valid di Dapodik 2023/2024
  • Guru yang belum pernah mengikuti PPG sama sekali

Seleksi kini terintegrasi melalui Dapodik, riwayat pendidikan, status keaktifan, serta histori sertifikasi.

Manipulasi data sangat berisiko dan bisa berujung diskualifikasi permanen.

BACA JUGA: BGN Kunci SOP: Mobil Mitra SPPG Tak Boleh Masuk Pekarangan Sekolah!

PPG 2026 Bisa Jadi Kesempatan Terakhir

Dengan kuota hanya sekitar 41 ribu peserta, PPG Guru Tertentu 2026 berpotensi menjadi peluang terakhir bagi banyak guru untuk memperoleh sertifikat pendidik lewat jalur afirmatif.

Pemerintah mengimbau guru untuk:

  1. Memastikan data Dapodik dan SIMPKB valid
  2. Aktif memantau pengumuman resmi
  3. Tidak percaya informasi tidak resmi
  4. Menyiapkan opsi PPG Prajabatan bila tidak lolos

Bagi guru yang tidak termasuk sasaran PPG Guru Tertentu, PPG Prajabatan menjadi satu-satunya jalur sertifikasi ke depan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.