Bupati Joncik Tancap Gas di HAB Kemenag! Pesan Persatuan Ini Bikin Empat Lawang Makin Solid

oleh -659 Dilihat
oleh
Peringatan HAB ke-80 Kemenag di Empat Lawang jadi momentum penguatan kerukunan umat beragama demi persatuan, stabilitas, dan pembangunan daerah. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad memimpin upacara HAB ke-80 Kemenag RI dan menegaskan kerukunan umat sebagai kekuatan utama pembangunan daerah.

° Peringatan berlangsung khidmat, sarat pesan persatuan, dan diakhiri kegiatan sosial bagi masyarakat.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama persatuan dan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut tercermin dalam kehadiran langsung Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, pada Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang digelar di halaman Kantor Kemenag Empat Lawang, Sabtu (3/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kebersamaan, diikuti jajaran ASN Kementerian Agama, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK, pimpinan instansi vertikal, para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Tahun ini, HAB Kemenag mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai”, tema yang dinilai sangat relevan dengan kondisi bangsa yang majemuk di tengah dinamika dan tantangan global yang terus berkembang.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Joncik membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang harus dirawat secara berkelanjutan.

“Kerukunan adalah sinergi yang produktif. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi dirajut menjadi kekuatan kolaboratif bagi kemajuan bangsa dan daerah,” ujar Bupati Joncik saat menyampaikan sambutan Menteri Agama.

BACA JUGA: Bupati Murka di Upacara HUT KORPRI! Oknum ASN Diam-diam Kabur dari Barisan, Ratna Machmud Beri Peringatan Keras

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa selama delapan dekade pengabdiannya, Kementerian Agama RI terus konsisten menjaga harmoni kehidupan beragama melalui penguatan pendidikan keagamaan, pemeliharaan kerukunan antarumat, pemberdayaan ekonomi umat, hingga transformasi digital layanan keagamaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.