Waspada Jajanan Sekolah, Dinkes Lahat Bergerak Cepat

oleh -34 Dilihat
oleh
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Agustia Ningsih, SKM, MM, (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Dinkes Kabupaten Lahat memperkuat pencegahan keracunan jajanan pelajar melalui surat edaran ke puskesmas dan edukasi masyarakat.

° Pengawasan kantin sekolah diperketat, sementara orang tua didorong lebih selektif mengawasi konsumsi anak, terutama di masa pancaroba.


LAHAT, LINTANGPOS.com – Upaya melindungi kesehatan pelajar dari ancaman jajanan tidak higienis terus digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat.

Di tengah cuaca pancaroba yang kerap melemahkan daya tahan tubuh anak, pengawasan pangan sekolah menjadi perhatian serius.

Langkah strategis dilakukan dengan menerbitkan surat edaran kepada seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Lahat.

Surat tersebut menegaskan peran aktif puskesmas dalam mengawasi keamanan pangan dan kebersihan lingkungan, terutama di kantin-kantin sekolah yang menjadi sumber jajanan harian pelajar.

Kepala Dinas Kesehatan Lahat, Taufiq M Putra, SKM, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Agustia Ningsih, SKM, MM, menjelaskan bahwa fokus utama kebijakan ini adalah pencegahan sejak dini.

“Puskesmas diminta rutin melakukan pemeriksaan jajanan yang dijual di sekolah serta memastikan sanitasi lingkungan memenuhi standar kesehatan,” ujar Agustia.

BACA JUGA: Kuota Haji Musi Rawas 2026 Mengejutkan! Hanya 62 Jemaah Siap Berangkat setelah Serangkaian Seleksi Ketat Kesehatan

Tak hanya pengawasan langsung, Dinkes Lahat juga mengintensifkan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Orang tua menjadi sasaran utama agar lebih selektif mengawasi asupan makanan anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Menurut Agustia, kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menurunkan imunitas anak.

Jika dibarengi konsumsi makanan yang tidak higienis, risiko gangguan kesehatan seperti keracunan makanan semakin besar.

“Peran orang tua sangat krusial. Pengawasan terhadap jajanan anak adalah benteng pertama untuk mencegah masalah kesehatan,” tegasnya.

Melalui kolaborasi puskesmas, sekolah, dan keluarga, Dinkes Lahat berharap lingkungan belajar yang sehat dapat tercipta, sehingga anak-anak bisa tumbuh dan belajar dengan aman serta optimal. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.