Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meninjau langsung sejumlah titik rawan bencana di Kabupaten Muara Enim di sela kegiatan touring bersama komunitas Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter 22 Palembang, Jumat (5/12/2025). Foto: Humas Pemprov Sumsel
° Sejumlah sungai di Sumsel naik drastis akibat hujan tinggi dan pasang surut.
° AWLR Sekanak tercatat Siaga 1 dengan TMA 4,62 meter.
° Gubernur Herman Deru meninjau lokasi rawan banjir dan mengimbau warga tetap waspada serta proaktif melapor jika debit air meningkat.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Di tengah derasnya hujan yang mengguyur Sumatera Selatan dalam beberapa pekan terakhir, permukaan air di sejumlah sungai besar terus merangkak naik.
Sensor pemantau tinggi muka air (AWLR) mencatat kondisi yang cukup mengkhawatirkan, terutama di wilayah Sungai Musi.
Ketua Tim Hukum dan Komunikasi Publik BBWSS VIII, Mgs Zulfikar Rasyidi, mengungkapkan bahwa AWLR Sekanak di Sungai Musi, Palembang, telah berstatus siaga 1 berdasarkan data Sabtu (6/12/2025) malam.
Angkanya tidak main-main: TMA mencapai 4,62 meter dengan debit 6.431,19 m³/s, menandakan arus yang sangat deras. “Kenaikan ini dipicu kombinasi pasang surut Sungai Musi dan tingginya curah hujan,” jelasnya, Minggu (7/12/2025).
Dua titik lain juga diawasi ketat. AWLR Bayung Lencir di Sungai Lalan dan AWLR Pengumbuk di Sungai Musi berada di status siaga 2, masing-masing merekam TMA 3,96 meter dan 6,26 meter.
Sementara itu, tiga lokasi tercatat dalam status siaga 3:
BACA JUGA: Banjir Menjerat Palembang, Lubang Jalan Tertutup Genangan, Warga Ketar-Ketir!
Zulfikar mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke sungai maupun parit.
“Kondisi seperti ini harus dihadapi bersama. Warga perlu aktif bergotong royong,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru turun langsung ke lapangan.
Ia meninjau debit Sungai Lematang di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, sekaligus mendatangi daerah rawan banjir seperti Desa Tanjung Raman.
Deru menekankan pentingnya pemetaan risiko secara akurat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat.
BACA JUGA: Jalan Cor Putus 50 Meter! Anak Sekolah Terpaksa Putar Arah, Saat Banjir Naik Perahu
Ia menyoroti intensitas hujan yang terus meningkat sebagai faktor utama yang menambah ancaman banjir.
Page: 1 2
Polsek Muara Pinang menggencarkan Makmano Karhutla melalui patroli dan edukasi warga untuk mencegah pembakaran hutan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Makmano Karhutla di Kembahang Baru dan mengimbau warga tidak membuka lahan…
Bhabinkamtibmas Desa Kungkilan mengecek Pekarangan Bergizi sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan dan kemandirian pangan warga.
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang mengecek tanaman terong di Desa Talang Padang sebagai dukungan terhadap ketahanan…
Polsek Muara Pinang menyambangi warga dan menyosialisasikan larangan membakar hutan serta lahan melalui Program Makmano…
Polsek Lintang Kanan menyosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan di Desa Lesung Batu untuk mencegah…