Categories: Berita Headline Sumsel

Air Sungai Mendadak Naik, Sumsel Siaga! TMA Tembus 4,62 Meter, Warga Diminta Bersiap

Ringkasan Berita:

° Sejumlah sungai di Sumsel naik drastis akibat hujan tinggi dan pasang surut.

° AWLR Sekanak tercatat Siaga 1 dengan TMA 4,62 meter.

° Gubernur Herman Deru meninjau lokasi rawan banjir dan mengimbau warga tetap waspada serta proaktif melapor jika debit air meningkat.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Di tengah derasnya hujan yang mengguyur Sumatera Selatan dalam beberapa pekan terakhir, permukaan air di sejumlah sungai besar terus merangkak naik.

Sensor pemantau tinggi muka air (AWLR) mencatat kondisi yang cukup mengkhawatirkan, terutama di wilayah Sungai Musi.

Ketua Tim Hukum dan Komunikasi Publik BBWSS VIII, Mgs Zulfikar Rasyidi, mengungkapkan bahwa AWLR Sekanak di Sungai Musi, Palembang, telah berstatus siaga 1 berdasarkan data Sabtu (6/12/2025) malam.

Angkanya tidak main-main: TMA mencapai 4,62 meter dengan debit 6.431,19 m³/s, menandakan arus yang sangat deras. “Kenaikan ini dipicu kombinasi pasang surut Sungai Musi dan tingginya curah hujan,” jelasnya, Minggu (7/12/2025).

Dua titik lain juga diawasi ketat. AWLR Bayung Lencir di Sungai Lalan dan AWLR Pengumbuk di Sungai Musi berada di status siaga 2, masing-masing merekam TMA 3,96 meter dan 6,26 meter.

Sementara itu, tiga lokasi tercatat dalam status siaga 3:

BACA JUGA: Banjir Menjerat Palembang, Lubang Jalan Tertutup Genangan, Warga Ketar-Ketir!

  • AWLR Sungai Dua (Sungai Komering) – TMA 5,24 meter
  • AWLR Serdang Menang (Sungai Komering) – TMA 3,08 meter
  • AWLR Kepahiang (Sungai Musi) – TMA 2,936 meter

Zulfikar mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah ke sungai maupun parit.

“Kondisi seperti ini harus dihadapi bersama. Warga perlu aktif bergotong royong,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru turun langsung ke lapangan.

Ia meninjau debit Sungai Lematang di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim, sekaligus mendatangi daerah rawan banjir seperti Desa Tanjung Raman.

Deru menekankan pentingnya pemetaan risiko secara akurat agar penanganan bisa dilakukan cepat dan tepat.

BACA JUGA: Jalan Cor Putus 50 Meter! Anak Sekolah Terpaksa Putar Arah, Saat Banjir Naik Perahu

Ia menyoroti intensitas hujan yang terus meningkat sebagai faktor utama yang menambah ancaman banjir.

Page: 1 2

Redaksi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

KDMP Mulai Diverval! Berikut Tiga Agenda Pemkab Empat Lawang Rabu 23 September 2026

Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…

18 menit ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

PAD Minim, Herman Deru Sebut Empat Lawang Harus Didorong Pembangunannya

Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…

11 jam ago
  • Berita
  • Regional
  • Sumsel

Herman Deru Ungkap Kuota Solar Sumsel Jauh di Bawah Kebutuhan

Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Herman Deru: Jalan Terputus, Ongkos Masyarakat Jangan Bertambah

Herman Deru menilai gangguan akses bukan hanya memutus konektivitas, tetapi juga bisa meningkatkan ongkos masyarakat.…

19 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Jalan Pagaralam-Bengkulu Jadi Jalan Nasional

Bupati Joncik Muhammad mendorong jalan Pagaralam-Muara Pinang-Pendopo-Bengkulu menjadi jalan nasional saat ground breaking Jembatan Napalan.

19 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Ground Breaking Jembatan Napalan, Arus dari Arah Pagaralam Dialihkan

Ground breaking Jembatan Napalan di Empat Lawang membuat arus kendaraan dari Pagaralam dialihkan melalui Desa…

21 jam ago