Ringkasan Berita:
AKP Yulia Fitri Yanti resmi dilantik sebagai Kasatres PPA dan PPO Polres OKU oleh Kapolres AKBP Endro Ariwibowo. Pelantikan ini menjadi bagian dinamika organisasi Polri untuk memperkuat perlindungan perempuan, anak, dan penanganan perdagangan orang di OKU.
OKU, LINTANGPOS.com – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) kembali melakukan penyegaran organisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum.
Kali ini, Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo, S.I.K., M.A.P., secara resmi melantik AKP Yulia Fitri Yanti sebagai Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Kasatres PPA) serta Penyakit Perdagangan Orang (PPO) Polres OKU.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Wicaksana Leghawa Polres OKU pada Selasa, 27 Januari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres OKU, perwira, serta personel kepolisian lainnya.
Suasana pelantikan mencerminkan komitmen institusi Polri dalam memperkuat struktur organisasi demi menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
AKP Yulia Fitri Yanti sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagrenprogar Bagren Polres OKU.
Selama mengemban tugas tersebut, ia dikenal aktif dalam perencanaan dan pengelolaan program kerja satuan.
Dengan latar belakang pengalaman tersebut, AKP Yulia kini dipercaya untuk mengemban amanah baru di bidang yang sangat strategis, yakni perlindungan perempuan dan anak serta penanganan tindak pidana perdagangan orang.
Dalam sambutannya, Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar.
Menurutnya, dinamika organisasi diperlukan agar roda institusi tetap berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Mutasi dan pelantikan jabatan ini adalah bagian dari dinamika organisasi Polri. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja serta profesionalisme personel dalam menjalankan tugas,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Endro menyampaikan bahwa pelantikan AKP Yulia Fitri Yanti merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel yang dinilai memiliki kemampuan, integritas, dan kompetensi untuk menjalankan tugas di bidang PPA dan PPO.
Ia menekankan bahwa satuan ini memiliki peran krusial, mengingat kasus-kasus yang menyangkut perempuan, anak, serta perdagangan orang memerlukan penanganan yang profesional, empatik, dan berkeadilan.
“Pelantikan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel yang dinilai mampu dan berkompeten untuk mengemban tugas dan tanggung jawab di bidang perlindungan perempuan dan anak serta penanganan tindak pidana perdagangan orang,” tegasnya.
Kasatres PPA dan PPO memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan perlindungan hukum kepada kelompok rentan.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan tindak kekerasan, peran satuan ini tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga mencakup pendampingan korban, koordinasi lintas instansi, serta upaya pencegahan.
Kapolres OKU berharap, dengan dilantiknya AKP Yulia Fitri Yanti, kinerja Satres PPA dan PPO Polres OKU semakin optimal. Ia meminta pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas dan lingkungan kerja, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Diharapkan pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, bekerja secara profesional, dan meningkatkan kualitas pelayanan serta penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara yang menyangkut perempuan dan anak di wilayah hukum Polres OKU,” katanya.
Tidak hanya itu, AKBP Endro juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan etika kedinasan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, profesionalitas Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan mengungkap kasus, tetapi juga dari sikap, perilaku, dan integritas setiap personel dalam melayani masyarakat.
“Dalam menjalankan tugas, agar selalu mengedepankan kedisiplinan dan etika kedinasan sebagai wujud komitmen Polres OKU dalam menjaga profesionalitas institusi Polri,” tutup Kapolres.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Polres OKU untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat, khususnya bagi perempuan dan anak.
Dengan kepemimpinan baru di Satres PPA dan PPO, diharapkan penanganan kasus-kasus sensitif dapat dilakukan secara lebih humanis, cepat, dan tepat sasaran.
Ke depan, Polres OKU juga diharapkan mampu meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga perlindungan anak, organisasi perempuan, serta elemen masyarakat lainnya.
BACA JUGA: Tiga Perwira Dirotasi! Langkah Berani Polres OKU Timur Dinilai Kerek Kualitas Pelayanan Publik
Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mencegah terjadinya kekerasan dan perdagangan orang, sekaligus memastikan korban mendapatkan hak-haknya secara utuh.
Pelantikan AKP Yulia Fitri Yanti bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga simbol kepercayaan dan harapan besar terhadap peran Polri dalam menjawab kebutuhan perlindungan hukum yang semakin mendesak di tengah masyarakat.
Dengan profesionalisme dan dedikasi, Satres PPA dan PPO Polres OKU diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi mereka yang paling rentan. (*/red)






