Categories: Berita Musi Rawas Sumsel

Aksi Demo Warga Musi Rawas Batal, Jalan Nasional Mulai Diperbaiki

Akibatnya, pendapatan masyarakat ikut terdampak.

“Gangguan itu nyata dirasakan masyarakat, mulai dari aktivitas harian sampai roda perekonomian. Maka wajar jika muncul desakan kuat untuk melakukan aksi unjuk rasa,” kata Firdaus.

Meski demikian, kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat menjadi alasan utama aksi tersebut dibatalkan.

Alih-alih turun ke jalan, warga sepakat menempuh jalur resmi dengan melayangkan surat kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum RI dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

BACA JUGA: Jalan Nasional di Tebing Tinggi Rusak, Pemkab Empat Lawang Sambangi BBPJN

Isi surat tersebut antara lain mendesak perbaikan permanen kerusakan parah jalan nasional ruas Muara Beliti hingga Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain itu, masyarakat juga meminta penertiban kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) selama masa perbaikan, dengan skala prioritas bagi angkutan kebutuhan pokok seperti sembako, BBM, LPG, serta hasil pertanian dan perkebunan.

Penertiban ODOL ini diharapkan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan agar kerusakan jalan tidak kembali terulang.

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta agar dilakukan perbaikan tanggap darurat menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2026, mengingat tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik.

“Alhamdulillah, perjuangan untuk infrastruktur yang lebih baik di Musi Rawas menunjukkan hasil nyata, walaupun belum tentu semuanya langsung mulus sesuai harapan,” ujar Firdaus.

Berselang beberapa hari setelah surat resmi dikirim, DPRD Musi Rawas menerima jawaban dari BBPJN Sumsel.

BACA JUGA: Terancam Hanyut! Longsor Sungai Musi Rusak 11 Rumah Warga

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa pekerjaan rekonstruksi jalan sepanjang 25,78 kilometer tengah berjalan dengan skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract/MYC).

BBPJN juga berkomitmen mewujudkan “lebaran tanpa lubang” dengan menutup lubang-lubang kritis paling lambat H-10 Idul Fitri demi keselamatan pemudik.

Selain itu, pengawasan truk overload akan diperketat menggunakan teknologi sensor beban atau Weight in Motion (WIM) untuk mencegah kerusakan aspal lebih cepat.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: aksi warga batal BBPJN Sumsel DPRD Musi Rawas infrastruktur jalan desa Lubuk Rumbai Baru jalan nasional rusak Musi Rawas Perbaikan jalan

Recent Posts

  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

1 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

2 hari ago
  • Artikel
  • Nasional

Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…

2 hari ago
  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

2 hari ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

2 hari ago