Mulai dari penjambretan kalung emas, uang tunai, hingga telepon genggam, semuanya dilakukan dengan modus serupa: memepet korban di jalan lalu kabur usai merampas barang berharga.
Sebelumnya, aparat juga sempat menangkap penjambret yang menyamar menggunakan jaket ojek online untuk mengelabui korban dan warga sekitar.
Bahkan ada kasus seorang ibu dan anak yang jatuh bersama driver ojek online setelah dijambret, kehilangan uang puluhan juta rupiah.
BACA JUGA: Kasus Pembacokan Sopir Pickup di Lahat, Tersangka Resmi Diserahkan ke Kejaksaan
Fenomena ini menunjukkan bahwa kawanan jambret terus mencari cara agar bisa melancarkan aksinya tanpa mudah dicurigai.
Kondisi ini membuat warga semakin resah, apalagi ketika pelaku berani beraksi di siang bolong di lokasi ramai.
Masyarakat Diminta Waspada
Kasus Rini di Jembatan Ampera menjadi alarm bagi warga Palembang untuk lebih berhati-hati.
Polisi meminta agar masyarakat tidak mengenakan perhiasan mencolok saat berkendara dan selalu waspada terhadap gerak-gerik orang di sekitar jalan.







