Seorang pria di Kepahiang meninggal dunia usai memamerkan ular kobra di pasar. Aksi berbahaya itu sempat viral sebelum berujung maut, Jum'at (30/1/2026). Foto: Istimewa
Aksi nekat Herianto (37), warga Kepahiang, memainkan ular kobra di Pasar Kepahiang berakhir tragis. Setelah berkeliling pasar sambil memamerkan ular berbisa, ia akhirnya tewas akibat patukan kobra yang sebelumnya ia tangkap sendiri.
KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Suasana Pasar Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, mendadak berubah mencekam pada Jumat (30/1/2026).
Keramaian pasar yang biasanya dipenuhi aktivitas jual beli warga, tiba-tiba diwarnai teriakan ketakutan ketika seorang pria terlihat santai memainkan seekor ular kobra berbisa di tengah pengunjung.
Pria tersebut diketahui bernama Herianto (37), warga Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang.
Dengan penuh percaya diri, Herianto membawa ular kobra yang melingkar di tangannya.
Tanpa alat pengaman, ia berjalan mondar-mandir di area pasar seolah ular mematikan itu telah sepenuhnya jinak.
Aksi berbahaya tersebut sontak membuat pengunjung pasar panik.
Beberapa pedagang memilih menutup lapak sementara, sementara warga lain menjaga jarak karena khawatir ular tersebut menyerang secara tiba-tiba.
Ketegangan semakin terasa ketika ular kobra itu beberapa kali mengangkat kepala, menunjukkan sikap defensif khas predator berbisa.
Tak sedikit warga yang mengabadikan momen itu menggunakan ponsel.
Video berdurasi singkat yang merekam aksi Herianto kemudian menyebar luas di media sosial dan menuai beragam komentar.
Sebagian warganet menyebut aksinya nekat, sementara lainnya menyayangkan minimnya kesadaran akan bahaya ular berbisa.
Namun, apa yang awalnya dianggap sebagai tontonan ekstrem berubah menjadi tragedi.
BACA JUGA: Rabies Merebak di Sumsel, Lima Daerah Tertular, Nyawa Terancam
Sekitar empat jam setelah aksinya, atau sekitar pukul 14.00 WIB, Herianto dilaporkan mengalami kondisi kritis akibat patukan ular kobra yang ia mainkan sendiri.
Menurut keterangan warga sekitar, ular tersebut didapatkan Herianto dengan cara menangkapnya di kawasan Pasar Kepahiang.
Page: 1 2
Empat agenda Pemkab Empat Lawang pada Selasa 22 September 2026 meliputi pembangunan jembatan, persiapan Satgas…
ASN berinisial A tewas setelah diduga diserang istrinya di Kayuagung, OKI. Polisi mengamankan DLA dan…
Fraksi DPRD Empat Lawang menyetujui Raperda Perubahan APBD 2026, namun menyoroti efisiensi, pelayanan dasar, prioritas…
Bupati Joncik Muhammad menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,058 triliun, belanja Rp1,325 triliun…
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…