EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Aksi sejumlah pelajar mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan mulai meresahkan warga di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.
Aksi tersebut disebut paling sering terlihat saat jam pulang sekolah.
Sejumlah pelajar melintas bergerombol di jalan raya kawasan ibu kota Kabupaten Empat Lawang.
Cara berkendara sebagian pelajar dinilai menyerupai kelompok geng motor.
BACA JUGA: Satlantas Polres Empat Lawang Gelar Patroli Subuh Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Bahkan, beberapa di antaranya nekat mengangkat roda depan sepeda motor saat melaju di jalan raya.
Aksi wheelie tersebut berpotensi membahayakan pengendara yang bersangkutan maupun pengguna jalan lainnya. Terlebih, manuver dilakukan di tengah lalu lintas umum.
Kondisi itu memunculkan keresahan warga. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, perilaku berkendara yang dilakukan secara terbuka dikhawatirkan dapat ditiru pelajar atau remaja lainnya.
Persoalan serupa disebut tidak hanya terjadi pada siang atau sore hari.
BACA JUGA: Polres Empat Lawang Gelar Razia dan Patroli Gabungan Cegah Balap Liar
Pada malam hari, sejumlah remaja juga terlihat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi.
Beberapa di antaranya melakukan aksi berkendara yang dinilai membahayakan.
Di salah satu titik, aktivitas tersebut bahkan disebut berkembang menjadi dugaan balap liar.
Kondisi ini membuat warga berharap pengawasan terhadap aktivitas kendaraan bermotor di wilayah Tebing Tinggi dapat ditingkatkan, terutama pada jam pulang sekolah dan malam hari.
BACA JUGA: Patroli Sahur Satlantas Jaga Jalan Lintas Empat Lawang Tetap Kondusif
Warga berharap aparat terkait melakukan pemantauan pada lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya pelajar dan remaja.
Apabila ditemukan pelanggaran lalu lintas atau aktivitas balap liar, warga berharap dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, langkah tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan pembinaan.
Edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar dan remaja dianggap penting agar perilaku berkendara berisiko tidak terus berulang.
BACA JUGA: Polisi Gagalkan Tawuran, Amankan 8 Remaja Bersenjata Celurit
Jalan raya di kawasan Tebing Tinggi merupakan ruang bersama yang digunakan masyarakat untuk bekerja, beraktivitas dan bepergian setiap hari.





