EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang meningkatkan kewaspadaan di lingkungan satuan pendidikan menyusul kondisi udara yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Disdikbud Empat Lawang Sefza Doris mengimbau seluruh satuan pendidikan menerapkan langkah pencegahan untuk melindungi peserta didik, tenaga pendidik dan warga sekolah dari paparan asap.
Salah satu langkah yang ditekankan adalah penggunaan masker. Seluruh warga sekolah diminta menggunakan masker saat beraktivitas, baik di dalam maupun di luar ruangan.
“Lindungi diri, lindungi masa depan anak kita,” demikian pesan Disdikbud Empat Lawang dalam imbauannya.
BACA JUGA: Disdikbud Empat Lawang Segera Cek Kerusakan Atap SDN 2 Paiker
Paparan asap karhutla membawa partikel polutan yang dapat mengganggu saluran pernapasan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan langsung terhadap asap dan polusi udara.
Disdikbud menilai langkah pencegahan tersebut penting agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga sekolah.
Masker Harus Digunakan dengan Benar
Selain mewajibkan penggunaan masker, Disdikbud Empat Lawang mengingatkan warga sekolah agar memperhatikan cara pemakaiannya.
BACA JUGA: SPMB 2026 di Empat Lawang Dimulai! Disdikbud Tegas: Sekolah Dilarang Menyimpang dari Aturan
Masker harus menutupi hidung, mulut dan dagu secara rapat. Warga sekolah juga dianjurkan mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan masker.
Masker perlu diganti secara berkala, terutama ketika sudah lembap atau kotor. Untuk masker sekali pakai, pengguna diminta membuangnya ke tempat sampah tertutup.
Disdikbud juga mengajak seluruh warga sekolah bersama-sama menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan sekolah selama kualitas udara terdampak asap karhutla.
Pesan yang disampaikan kepada lingkungan pendidikan adalah “Udara Bersih, Sekolah Sehat, Prestasi Meningkat.”
BACA JUGA: Disdikbud Empat Lawang Verifikasi Data 8.000 Anak Tak Sekolah, Banyak Ternyata Sudah Bersekolah
Langkah pencegahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga satuan pendidikan dalam menghadapi kondisi udara yang dipengaruhi asap karhutla.





