Alex Noerdin Akhirnya Buka Kartu soal Pasar Cinde: Dari ‘Save Cinde’ hingga Ancaman Runtuh

oleh -512 Dilihat
oleh
Alex Noerdin buka suara di sidang korupsi Pasar Cinde. Ia mengungkap alasan administratif, kajian ahli, dan polemik cagar budaya yang memicu kontroversi publik. (*/IST)

Polemik Pasar Cinde sendiri sempat memanas dan memicu penolakan publik luas, ditandai dengan munculnya tagar “Save Cinde”.

Alex mengaku, justru setelah gelombang protes itu menguat, ia membentuk tim kajian dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.

BACA JUGA: Sidang Korupsi Pasar Cinde Memanas, Deretan Pejabat Top Sumsel ‘Dikuliti’ di Persidangan!

Bahkan, Direktorat Jenderal Kebudayaan dari Jakarta turut turun langsung melakukan kajian.

Hasilnya, Pasar Cinde dinilai layak ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat Kota Palembang.

Surat Keputusan pun terbit, dan Alex kembali berkirim surat ke Wali Kota Palembang agar pasar tersebut direnovasi, bukan dibongkar total.

Namun cerita belum berhenti. Pemerintah Kota Palembang membentuk tim kajian lanjutan yang lebih komprehensif, melibatkan ahli sejarah, budaya, hingga konstruksi.

Kesimpulan tim ini cukup mengejutkan: struktur dan pondasi Pasar Cinde disebut telah bergeser dan membahayakan keselamatan.

“Setiap saat bisa runtuh,” kata Alex, bahkan mencontohkan potensi dampak gempa bumi berkekuatan 4 magnitudo di Bengkulu yang bisa merembet hingga Palembang.

BACA JUGA: Terungkap! Dokumen Ditandatangani Tanpa Dibaca di Kasus Korupsi Pasar Cinde: Sidang Panas, Nama Besar Terseret

Atas dasar pertimbangan keselamatan itulah, Pasar Cinde akhirnya dinilai harus dikosongkan.

Wali Kota Palembang pun memberi izin renovasi dengan satu syarat penting: fasad depan bangunan tetap dipertahankan sebagai simbol sejarah.

Alex Noerdin juga mengaku tak lagi mengikuti detail proyek setelah mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Sumsel untuk maju sebagai calon anggota DPR RI.

Ia bahkan berujar, jika masih menjabat, proyek revitalisasi Pasar Cinde diyakininya dapat dirampungkan tanpa masalah besar.

Kini, seluruh keterangan tersebut menjadi bagian krusial dalam pembuktian perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Cinde—kasus yang diduga merusak cagar budaya sekaligus menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.

Sidang pun akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.