Banggar Pangkas Proyeksi APBD Empat Lawang 2027

oleh -18 Dilihat
Suasana Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang, Kamis (13/8/2026). Foto: dok/LINTANGPOS.com

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Empat Lawang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati penyesuaian signifikan terhadap proyeksi pendapatan dan belanja daerah dalam pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Banggar DPRD Empat Lawang, H Mulyono, dalam rapat paripurna DPRD Empat Lawang di ruang rapat utama DPRD, Kamis (13/8/2026).

Mulyono mengatakan, pembahasan KUA-PPAS 2027 serta KUA-PPAS Perubahan 2026 telah dilakukan bersama TAPD dan masing-masing komisi DPRD. Pembahasan tersebut berlangsung selama dua hari di kantor DPRD Empat Lawang.

Untuk Tahun Anggaran 2027, pendapatan daerah sebelum pembahasan ditetapkan sebesar Rp1.285.073.666.785.

BACA JUGA: Joncik Ungkap APBD Empat Lawang 2026 Hadapi Pembiayaan Semu

Setelah dilakukan pembahasan dan mempertimbangkan kondisi fiskal, angka tersebut disepakati turun menjadi Rp1.053.099.471.322.

Menurut Mulyono, penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebijakan efisiensi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang diperkirakan masih berlanjut.

“Untuk 2027 akan menggambarkan perkiraan anggaran yang realisasinya bakal masuk. Tidak ada up yang luar biasa, sehingga nanti akan menyehatkan keuangan atau roda pemerintahan di Kabupaten Empat Lawang,” kata Mulyono dalam paripurna.

Ia menilai, penyusunan anggaran berdasarkan proyeksi yang terlalu tinggi berisiko menimbulkan persoalan dalam pelaksanaan APBD.

BACA JUGA: Seluruh Fraksi DPRD Empat Lawang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Karena itu, Banggar mendorong agar anggaran 2027 disusun berdasarkan kemampuan pendapatan yang lebih realistis.

“Selama ini dianggarkan sampai Rp1,3 triliun, ternyata pelaksanaannya hanya terealisasi Rp1 sekian. Itu akhirnya mengakibatkan defisit yang luar biasa. Untuk 2027 sudah sepakat kita menggunakan anggaran yang real yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut, rencana belanja daerah Tahun Anggaran 2027 juga mengalami penyesuaian. Sebelum pembahasan, belanja tercatat Rp1.281.073.660.785 dan setelah pembahasan menjadi Rp1.051.099.471.322.

Dengan komposisi tersebut, pendapatan dan belanja daerah 2027 menghasilkan surplus sekitar Rp2 miliar.

BACA JUGA: DPRD Empat Lawang Bahas Laporan APBD 2025, Soroti Transparansi dan Peningkatan PAD

Sementara itu, pembahasan juga mencakup KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026. Pendapatan daerah yang sebelumnya sebesar Rp956.171.679.569 meningkat menjadi Rp1.058.348.348.336 setelah pembahasan.

Namun, dari sisi belanja, terdapat peningkatan yang cukup besar. Belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp1.204.171.679.569 menjadi Rp1.325.726.368.112.

“Dalam perhitungan tersebut terjadi kenaikan sebesar Rp121.559.486.533. Penambahan ini akan dibahas kembali pada agenda rapat Raperda tentang APBD Perubahan 2026,” jelasnya.

Mulyono menegaskan, angka tersebut masih berada pada tahap KUA-PPAS sehingga pembahasan secara lebih rinci akan dilakukan ketika DPRD membahas Raperda APBD Perubahan 2026.

BACA JUGA: Eksekutif Empat Lawang Jawab Pandangan Fraksi Soal Pertanggungjawaban APBD 2025

Dari perhitungan pendapatan dan belanja tersebut, APBD Perubahan 2026 masih mengalami defisit sekitar Rp267,378 miliar.

Untuk menutup kebutuhan pembiayaan tersebut, rencana pembiayaan daerah berada pada kisaran Rp267,338 miliar.

Banggar juga menyoroti kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Empat Lawang. Mulyono menyebut realisasi PAD sebelumnya berada di kisaran Rp60 miliar, sedangkan dalam pembahasan anggaran tahun berjalan plafon PAD dipatok sekitar Rp65 miliar.

“Kalau yang kita prediksi dari pusat, dari provinsi, maupun PAD tercapai, maka insyaallah di 2027 keuangan di Kabupaten Empat Lawang sudah sehat kembali,” katanya.

BACA JUGA: APBDes 2026 Sukasari Fokus Jalan Beton, BLT dan Jagung Pakan

Mulyono berharap kesepakatan Banggar bersama TAPD tersebut dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan anggaran Kabupaten Empat Lawang pada 2027 sekaligus menjadi pijakan dalam pembahasan APBD Perubahan 2026.

Laporan Banggar itu selanjutnya diharapkan menjadi acuan untuk menetapkan RKUA menjadi KUA serta RPPAS menjadi PPAS Tahun Anggaran 2027.

Kata kunci: APBD Empat Lawang, DPRD Empat Lawang, Banggar DPRD, KUA PPAS 2027, APBD 2027, anggaran daerah, PAD Empat Lawang, TKD. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.