Categories: Nasional Pendidikan

Anggaran Fantastis Rp14 Triliun Disiapkan, Nasib Guru Non-ASN Segera Berubah?

Langkah ini memberi kepastian status sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap hak dan perlindungan kerja.

Bagi banyak guru, pengangkatan PPPK menjadi titik balik dalam karier dan kehidupan mereka.

Selain itu, guru non-ASN juga memperoleh akses yang setara untuk mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Sepanjang 2024 hingga 2025, tercatat lebih dari 750 ribu guru non-ASN mengikuti PPG, baik melalui jalur PPG Calon Guru maupun PPG Guru Tertentu.

Melalui PPG, guru berkesempatan memperoleh sertifikasi pendidik sebagai pengakuan profesional sekaligus upaya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.

BACA JUGA: CPNS 2026 Prioritaskan Fresh Graduate, Gaji PNS Menggiurkan?

Kenaikan Insentif dan Tunjangan

Dari sisi kesejahteraan, kebijakan tahun 2026 membawa kabar yang lebih menggembirakan.

Pemerintah menaikkan insentif guru non-ASN dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per orang per bulan.

Meski terlihat sederhana, kenaikan ini dinilai signifikan bagi guru yang selama ini mengandalkan pendapatan terbatas.

Untuk kebijakan ini, Kemendikdasmen menganggarkan sekitar Rp1,8 triliun dengan jumlah penerima mencapai 377.143 guru non-ASN.

Anggaran tersebut melonjak lebih dari Rp1 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Gaji PNS Februari 2026 Disetujui, Benarkah Naik?

Pemerintah berharap, tambahan insentif ini dapat mendorong profesionalisme guru, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memotivasi terciptanya lingkungan belajar yang lebih berkualitas.

Tak hanya insentif bulanan, pemerintah juga menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru non-ASN yang telah memiliki sertifikat pendidik.

Besarannya mencapai Rp2 juta per bulan. Bagi guru yang telah memiliki inpassing, nilai TPG disesuaikan dengan gaji pokok dalam Surat Keputusan (SK) inpassing.

Menariknya, besaran TPG ini meningkat Rp500 ribu dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp1,5 juta per bulan.

Pada 2026, anggaran TPG guru non-ASN mencapai sekitar Rp11,5 triliun dan akan disalurkan kepada 392.870 guru.

Dibandingkan 2025, anggaran ini naik sekitar Rp663 miliar, menandakan keberlanjutan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pendidik.

BACA JUGA: Gaji ke-13 Pensiunan Cair Lagi? Ini Prediksi dan Rinciannya

Perhatian Khusus untuk Guru di Wilayah 3T

Page: 1 2 3

Lintang Pos

Share
Tags: anggaran guru non-ASN 2026 insentif guru non-ASN Kemendikdasmen kesejahteraan guru pendidikan Indonesia PPG guru PPPK Guru TKG guru 3T TPG guru non-ASN tunjangan guru non-ASN

Recent Posts

  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

18 jam ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

19 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

1 hari ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

2 hari ago