Api Mengamuk di Empat Lawang! 15 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

oleh -49 Dilihat
Korsleting listrik picu kebakaran di Desa Pagar Jati, Empat Lawang. Sebanyak 15 rumah terdampak dan kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar, Selasa (11/11/2025). Foto: kolase/IST

Ringkasan Berita:

° Kebakaran hebat melanda Desa Pagar Jati, Lintang Kanan, Empat Lawang pada Selasa (11/11/2025).

° Sebanyak 15 rumah terdampak dengan total kerugian Rp1,5 miliar.

° Api diduga muncul akibat korsleting listrik dari rumah warga bernama Sri dan cepat merembet karena bangunan berbahan kayu.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kebakaran besar terjadi di Desa Pagar Jati, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Selasa (11/11/2025).

Peristiwa itu membuat suasana desa mendadak panik setelah api tiba-tiba membesar dan merambat ke permukiman warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumber api pertama kali muncul sekitar pukul 11.10 WIB dari rumah milik seorang warga bernama Sri.

Kondisi rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat kobaran api cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

Cuaca panas siang itu semakin mempercepat rambatan api.

Warga yang panik berusaha menyelamatkan barang berharga sambil mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

BACA JUGA: Dua Kebakaran Terjadi di Empat Lawang di Hari yang Sama, Rumah Warga dan Lahan Pulau Mas Dilalap Api

Namun upaya itu tak mampu mengimbangi cepatnya penyebaran kobaran api.

Beberapa menit kemudian, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang tiba di lokasi.

Bersama warga, mereka langsung melakukan pemadaman terhadap api yang sudah menyambar rumah lain di Desa Pagar Jati.

Upaya pemadaman berlangsung sekitar 90 menit sejak petugas mulai bekerja hingga api benar-benar berhasil dijinakkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Evi Ferilina Susanti, mengonfirmasi bahwa total ada 15 rumah warga yang terdampak dalam kejadian tersebut.

“Ada 15 rumah yang terdampak: lima habis terbakar, tujuh rusak berat, dan tiga rusak ringan. Kerugian yang dialami para warga ditaksir mencapai Rp1,5 miliar,” jelasnya.

BACA JUGA: Kebakaran di Sekip Ujung, Kesaksian Keluarga: Saya Sempat Bicara Sebelum Api Membesar

Untuk penyebab kebakaran, Evi menyebut sementara ini diduga kuat berasal dari korsleting listrik di rumah milik Sri.

“Penyebab munculnya api diduga berasal dari korsleting listrik,” ujarnya.

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material cukup besar dan sejumlah warga kini harus mengungsi sementara waktu.

Pihak berwenang masih melakukan pendataan lanjutan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada bangunan berbahan kayu. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.