Apple Garap Siri 2.0 Berbasis AI, Janjikan Fitur Lintas Aplikasi Mirip Kompetitor

oleh -773 Dilihat
oleh
Apple sedang mengembangkan Siri 2.0 dengan AI dan kesadaran konteks untuk iOS 26.4, menjanjikan tindakan lintas aplikasi dan personalisasi yang lebih baik. (*/IST)

Ringkasan Berita:
° Apple dikabarkan sedang mengembangkan versi asisten suara yang jauh lebih cerdas, dijuluki Siri 2.0, yang akan dirilis bersama iOS 26.4 pada musim semi tahun depan.

° Pembaruan ini bertujuan untuk memasukkan lebih banyak kecerdasan buatan (AI) dan kesadaran kontekstual, termasuk kemampuan untuk melakukan tindakan lintas aplikasi yang kompleks, menyaingi fitur seperti yang ada pada Gemini di Galaxy S25 Samsung.

° Pengguna berharap Siri 2.0 dapat memberikan motivasi kebugaran yang lebih personal, petunjuk arah yang lebih cerdas, dan bahkan berfungsi sebagai “sous chef” digital dalam proyek sehari-hari. Proyek ini sempat tertunda karena kerumitan pengembangannya.


California, LintangPos.com — Raksasa teknologi Apple dikabarkan tengah bergerak cepat untuk menghadirkan perubahan besar pada asisten suara andalannya.

Setelah rilis besar iOS 26 pada September yang minim fitur Apple Intelligence baru, fokus kini beralih ke peluncuran yang sangat dinantikan: Siri 2.0.

Versi terbaru ini, yang dijadwalkan hadir bersama iOS 26.4 pada musim semi tahun depan, menjanjikan suntikan signifikan kecerdasan buatan (AI) dan kesadaran kontekstual.

Meniru Kehebatan Lintas Aplikasi

Salah satu fitur yang paling didambakan dan didorong oleh perkembangan di kubu pesaing adalah kemampuan tindakan lintas aplikasi (cross-app actions).

Fitur ini memungkinkan pengguna memberikan satu perintah yang melibatkan berbagai aplikasi, sebuah kemampuan yang telah ditunjukkan secara mengesankan oleh asisten Gemini pada perangkat Samsung Galaxy S25.

BACA JUGA: Meriah, HUT Muba ke-69 di Babat Toman Diwarnai Aksi Bupati Bernyanyi

Sebagai contoh, pengguna Galaxy S25 dapat meminta asisten untuk mencari lokasi janji temu di Google Maps, menambahkannya ke kalender, dan mengirim pesan teks konfirmasi—semua hanya dengan satu perintah.

Apple tampaknya menyadari bahwa kemampuan semacam ini adalah suatu keharusan jika ingin bersaing di arena AI perangkat (on-device AI) melawan chipset canggih seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.

Harapan Pengguna: Lebih dari Sekadar Pengingat

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.