Awan Gelap Menggantung di Sumsel! BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

oleh -239 Dilihat
oleh
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di Sumsel selama sepekan. Fenomena global dan regional jadi pemicunya. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

° BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sumatera Selatan selama sepekan ke depan.

° Hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi akibat aktifnya gelombang atmosfer global dan regional.

° Warga diminta waspada bencana.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Langit Sumatera Selatan diperkirakan tak akan bersahabat dalam sepekan ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda hampir seluruh wilayah Sumsel.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat, petir, dan angin kencang berdurasi singkat, diprediksi akan sering terjadi, terutama pada siang hingga malam hari.

Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, menyebut kondisi ini dipicu oleh aktifnya sejumlah fenomena atmosfer secara bersamaan.

“Masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sumatera Selatan sepekan ke depan,” ujar Siswanto, Jumat (19/12/2025).

Ia menjelaskan, salah satu pemicu utama adalah aktifnya gelombang Equatorial Kelvin yang melintasi wilayah Indonesia.

BACA JUGA: Hujan 3 Hari Berturut-turut di Sumsel, BMKG Ingatkan Warga Siaga Banjir dan Petir

Fenomena ini diperkuat oleh adanya pola konvergensi serta belokan angin yang memicu pertumbuhan awan-awan konvektif di Sumsel.

Tak hanya itu, faktor global juga ikut berperan.

Indeks Dipole Mode (DMI) di Samudera Hindia tercatat berada di angka −0.26, menandakan Indian Ocean Dipole masih berada pada fase negatif.

Kondisi ini berkontribusi pada meningkatnya suplai uap air dan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat.

BMKG membagi peringatan dini ini ke dalam dua periode.

Periode pertama berlangsung pada 19 hingga 21 Desember 2025, dengan potensi hujan sedang hingga lebat merata di wilayah OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Palembang, Musi Banyuasin, PALI, OKU Timur, OKU, hingga OKU Selatan.

BACA JUGA: Bibit Siklon 91S Dekatkan Arah Badai ke Sumsel! BMKG Ingatkan 3 Hari Hujan Tanpa Henti

Wilayah Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Pagar Alam, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara juga berpeluang terdampak.

Sementara pada periode kedua, 22 hingga 25 Desember 2025, hujan dengan intensitas serupa masih berpotensi mengguyur Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, dan OKI.

Daerah Prabumulih, Empat Lawang, Muara Enim, Lahat, OKU Timur, serta OKU Selatan pun diminta tetap siaga.

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Warga yang tinggal di daerah rawan diimbau rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.