Sampul karya "Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?".
YOGYAKARTA, LINTANGPOS.com — Film Indonesia Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? menghadirkan kisah tentang hubungan seorang ayah dan anak ketika keduanya harus menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupan.
Film yang disutradarai Kuntz Agus dengan naskah bersama Oka Aurora ini diproduseri oleh Soemijato Muin dan Ody Mulya Hidayat.
Film tersebut juga menjadi debut perdana rumah produksi Five Elements Pictures.
Cerita berangkat dari pertanyaan sederhana, “Ayah, ini arahnya ke mana, ya?”, yang menggambarkan kegelisahan seorang anak ketika sedang mencari arah dalam hidup.
BACA JUGA: Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak
Di sisi lain, sang ayah juga tidak selalu memiliki semua jawaban.
Perjalanan keduanya kemudian berkembang menjadi cerita tentang keluarga, komunikasi, pilihan hidup, kehilangan, dan harapan.
Sang ayah berusaha menjadi tempat bertanya bagi anaknya, tetapi pada saat yang sama ia juga harus belajar memahami keadaan, mengakui kesalahan, dan menghadapi ketidakpastian.
Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi orang tua bukan berarti harus selalu memiliki semua jawaban.
BACA JUGA: Fujifilm Borong Penghargaan Desain 2025: Trio Kamera yang Bikin Dunia Fotografi Terpukau
Begitu pula ketika seorang anak sedang menghadapi masalah, terkadang yang paling dibutuhkan bukan nasihat panjang, melainkan seseorang yang bersedia mendengarkan dan tetap menemani.
Film ini juga mengingatkan bahwa keluarga bukan tentang siapa yang selalu benar.
Ada kalanya hubungan justru menjadi lebih kuat ketika orang tua dan anak mau saling memahami, berbicara, serta berjalan bersama menghadapi keadaan.
Pada akhirnya, pertanyaan “Ayah, ini arahnya ke mana, ya?” bukan hanya tentang mencari tujuan, tetapi juga tentang siapa yang akan tetap berada di samping kita ketika arah kehidupan belum jelas. (*/gia)
Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi pengingat untuk memahami keluarga, menerima kenyataan, dan tetap memiliki…
Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…
Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…
Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…
View Comments