Acara pelepasan ini juga dihadiri sejumlah pejabat seperti Kadis Perhubungan Sumsel Arinarsah, Kadis Kesehatan Sumsel Trisnawarman, dan Karo Organisasi Sumsel Achmad Tarmizi.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menegaskan bahwa misi kemanusiaan bukan hanya gerakan spontan, tetapi sebuah komitmen bersama.
Momentum ini memperlihatkan satu hal: rasa kemanusiaan masyarakat Sumatera Selatan tak pernah padam.
Ketika saudara sebangsa membutuhkan uluran tangan, Sumsel bergerak cepat—menyatukan pemerintah, TNI, relawan, dan warga dalam satu frekuensi: membantu sesama.
Dengan semangat bersatu, Sumsel kembali menunjukkan bahwa solidaritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata di saat paling dibutuhkan. (*/red)
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…