Begal Senpi Hantui Guru SD di Musi Rawas, Satu Pelaku Dilumpuhkan Saat Tahun Baru

oleh -45 Dilihat
oleh
Kasus begal senpi di Musi Rawas terungkap. Pelaku utama dilumpuhkan saat melawan polisi, satu pelaku lain masih DPO. Warga diimbau waspada. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Polisi Musi Rawas membekuk Habibi, pelaku begal bersenjata api yang menyerang guru SD.

° Penangkapan dramatis terjadi saat malam tahun baru di Lubuklinggau.

° Satu pelaku lain masih buron dan diburu aparat.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Teror begal bersenjata api yang sempat menghantui warga Kabupaten Musi Rawas akhirnya mulai terkuak.

Aparat kepolisian berhasil meringkus satu dari dua pelaku yang dikenal licin dan kerap beraksi brutal di wilayah Kecamatan STL Ulu Terawas.

Pelaku berinisial Habibi (38), warga Desa Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Provinsi Jambi, ditangkap pada Kamis malam, 1 Januari 2026, tepat di tengah suasana pergantian tahun di Kota Lubuklinggau.

Penangkapan dilakukan oleh Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Musi Rawas dalam operasi senyap yang berubah dramatis.

Saat akan diamankan, Habibi justru melakukan perlawanan dengan mencoba merebut senjata milik anggota kepolisian.

Tiga kali tembakan peringatan dilepaskan ke udara, namun tidak diindahkan.

BACA JUGA: Ibu Guru Menangis di Komnas HAM, Suami Diduga Dikriminalisasi Karena Bela Hak Petani?

Demi keselamatan petugas, polisi mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku.

“Pelaku ini sangat berbahaya dan sudah berulang kali melakukan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api rakitan,” ungkap Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kasat Reskrim AKP Redho Agus Suhendra, didampingi Kanit Pidum Ipda Nofrianto.

Habibi tercatat sebagai salah satu pelaku begal terhadap Eka Seniawati (27), seorang guru SD Negeri I Sukamana.

Selain itu, ia juga terlibat dalam kasus perampokan terhadap Suratman (25), warga Desa Suka Merindu.

Peristiwa terhadap Suratman terjadi pada Jumat, 19 September 2025, sekitar pukul 13.40 WIB.

Saat itu korban tengah mengendarai sepeda motor Yamaha RX-King hitam sepulang dari kebun.

BACA JUGA: Penjahit Pendiam di Prabumulih Ternyata Begal Sadis, Menikam Teman Sendiri demi  Sepeda Motor!

Di tengah perjalanan, ia melihat dua pria mencurigakan berdiri di pinggir jalan.

Ketika jarak semakin dekat, korban mengenali Habibi membawa parang, sementara rekannya, DA, langsung menodongkan senjata api rakitan laras pendek ke arah kepala korban dari jarak sekitar satu meter.

Diliputi ketakutan, korban turun dari motor sesuai perintah pelaku.

Dalam hitungan detik, Habibi membawa kabur motor korban ke arah Desa Sukamana.

Korban lalu meminta bantuan warga dan sempat melakukan pengejaran.

Motor tersebut akhirnya ditemukan ditinggalkan di kebun milik warga dan berhasil diamankan.

BACA JUGA: Begal Emak-emak Dapat Timah Panas, Satu Rekannya Masih Buron!

Dari hasil pemeriksaan, Habibi mengakui seluruh perbuatannya. Sementara satu pelaku lainnya,

DA, kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor jika mengetahui keberadaan buronan tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan warga dan kerja cepat aparat menjadi kunci memutus mata rantai kejahatan jalanan yang semakin nekat. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.