Kasus KDRT di Musi Rawas kembali terjadi. Seorang suami tega membacok istrinya sendiri karena cemburu buta. Pelaku kini ditahan dan diperiksa intensif oleh Unit PPA Polres Mura, Jum'at (10/10/2025). Foto: Istimewa
Musi Rawas, LintangPos.com – Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali mencoreng wajah keharmonisan rumah tangga di Kabupaten Musi Rawas (Mura).
Rozali (36), warga Dusun II, Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, harus berurusan dengan pihak berwajib setelah nekat membacok dan menusuk istrinya sendiri, Piltasari (34), Kamis (9/10/2025) pagi.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di rumah pasangan tersebut.
Korban mengalami luka parah di bagian kepala belakang, leher kiri, dan pelipis akibat sabetan pisau pemotong daging yang digunakan pelaku.
“Benar, telah terjadi perkara kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan suami dan istri. Pelaku sudah kami tahan dan kini sedang menjalani penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mura, AKP Redho Agus Suhendra, melalui Kanit PPA, Ipda Novra Robilda, Jumat (10/10/2025).
BACA JUGA: Mahasiswa Unsri Didorong Berani Suarakan Isu Kekerasan Perempuan dan Anak
Menurut keterangan polisi, hubungan pasangan ini memang sudah lama diwarnai pertengkaran akibat rasa cemburu.
Kekerasan sebelumnya bahkan pernah dilaporkan pada 24 Januari 2025 lalu.
Kejadian terbaru bermula saat korban melihat pesan singkat di ponsel suaminya yang diduga dari seorang perempuan lain.
Meski kecewa, korban tetap menyiapkan sarapan seperti biasa.
Namun, pelaku justru menolak makan, hingga terjadi pertengkaran.
Korban sempat membungkus sarapan itu untuk bekal, tapi pelaku membuangnya.
BACA JUGA: Modus Aneh Minta Ditemani BAB, Pemuda di Empat Lawang Rampas HP Remaja
Amarah pun memuncak, dan pelaku memukul korban menggunakan tangan serta helm hingga mengenai kepala dan punggung.
Usai kejadian itu, korban memilih meninggalkan rumah dan tinggal bersama keluarganya di Jakarta.
Beberapa waktu kemudian, pelaku menyusul dengan maksud meminta maaf dan mengajak rujuk.
Setelah berdamai, keluarga korban mengizinkan mereka kembali ke Musi Rawas.
Namun, dalam perjalanan pulang dengan bus, pertengkaran kembali terjadi saat pelaku mendengar korban berbicara dengan seorang pria melalui telepon dengan sapaan mesra.
BACA JUGA: Minta Uang dan HP-nya Dikembalikan, Wanita di Lubuk Linggau Malah Dianiaya Pacar Sendiri
Setibanya di Musi Rawas, keduanya memilih berpisah.
Pada Kamis (9/10/2025) pagi, korban datang ke rumah tersangka untuk mengambil pakaian anaknya.
Page: 1 2
Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…
Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…
Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…
Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…