Mereka menaruh harapan besar agar Sekolah Garuda, yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo, menjadi langkah awal menuju Generasi Indonesia Emas 2045.
“Semoga Sekolah Garuda bisa mewujudkan cita-cita anak-anak kami sesuai minat dan bakat, baik di bidang sains, teknologi, akademik, maupun praktik,” tambahnya.
Fokus pada Penguatan Kompetensi Global
BACA JUGA: SMKN 1 Empat Lawang Tanamkan Nilai Integritas Lewat Pendidikan Anti Korupsi
Kepala Sekolah SMA Cahaya Rancamaya, Sandra Susanto, menjelaskan bahwa transformasi menjadi Sekolah Garuda tidak mengubah sistem pembelajaran yang sudah berjalan, melainkan memperkuat berbagai aspek penting untuk kesiapan global siswa.
“Ada penguatan di bidang IELTS, SAT, dan proyek kolaboratif. Siswa juga dilatih membuat portofolio, menulis esai, dan mengikuti kegiatan enrichment lainnya.
Karena ini merupakan program tambahan, sifatnya memperkaya,” ujar Sandra.
Guru dan pembina asrama juga dilibatkan untuk memotivasi siswa agar bersemangat mengikuti seluruh kegiatan.
Pendekatan menyeluruh ini memastikan siswa mendapatkan bimbingan akademik dan pembentukan karakter yang seimbang.
Sandra turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menggagas program Sekolah Garuda sebagai upaya mengejar ketertinggalan Indonesia di bidang sains dan teknologi.
BACA JUGA: Emak-emak Buka Paksa Pagar Sekolah yang Disegel, Anak Tetap Ingin Ujian
“Sekolah Garuda memberi harapan besar bagi siswa, orang tua, dan guru agar anak-anak Indonesia bisa berkuliah di universitas-universitas terbaik dunia,” tutupnya.
Dengan implementasi program ini, pemerintah berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di panggung internasional—sebuah langkah nyata menuju visi besar Indonesia Emas 2045. (*/red)






