Meski begitu, inovasi tetap disiapkan.
Salah satu yang paling santer dibicarakan adalah Face ID di bawah layar, yang memungkinkan Apple mengadopsi kamera depan punch-hole untuk pertama kalinya.
Jika benar, ini akan menjadi perubahan visual besar dalam sejarah desain iPhone.
Dari sisi tampilan belakang, rumor lain menyebut Apple tengah mempertimbangkan panel semi-transparan serta meninggalkan skema warna dua nada yang selama ini digunakan.
Estetika yang lebih seragam disebut menjadi arah baru desain iPhone generasi mendatang.
Strategi Apple juga tampak berubah di level portofolio produk.
Perusahaan dikabarkan hanya akan meluncurkan tiga model flagship, bukan empat seperti sebelumnya.
Bahkan, model dasar disebut akan dirilis terpisah dan berpotensi berganti nama menjadi iPhone 20, sementara iPhone 18 Pro, Pro Max, dan iPhone Fold mengisi segmen premium.
Meski sebagian komponen kunci—seperti chipset A20 dan A20 Pro—baru akan diproduksi massal pada paruh kedua 2026, Apple diyakini sudah mengamankan mayoritas komponen lain lebih awal.
Langkah ini memberi keuntungan besar dalam hal efisiensi waktu dan negosiasi harga, terutama di tengah kontrak DRAM Apple dengan Samsung dan SK hynix yang mendekati masa kedaluwarsa.
BACA JUGA: Bocoran Kamera Galaxy Z Fold 8 Menggemparkan! Samsung Siap Menyalip iPhone Lipat Apple?
Cepat, senyap, dan strategis—Apple tampaknya sedang menyusun langkah besar jauh sebelum publik menyadarinya.
Jika rumor ini akurat, iPhone 18 bukan hanya soal perangkat baru, tetapi simbol bagaimana Apple terus mengendalikan ritme industrinya sendiri. (*/red)








