BGN Kunci SOP: Mobil Mitra SPPG Tak Boleh Masuk Pekarangan Sekolah!

oleh -504 Dilihat
oleh
BGN memperketat SOP MBG demi keselamatan siswa. Mobil pengantar dilarang masuk sekolah, sopir wajib profesional, dan sanksi tegas menanti pelanggar. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

° Badan Gizi Nasional memperketat SOP pengantaran Makan Bergizi Gratis setelah insiden mobil mitra SPPG menabrak 20 siswa dan seorang guru di Cilincing.

° Mulai kini, mobil dilarang masuk sekolah, sopir wajib profesional, dan pelanggaran bisa berujung suspend.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Keselamatan siswa kini menjadi garis merah yang tak bisa ditawar.

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) pengantaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul insiden kecelakaan yang menggemparkan publik.

Sebuah mobil mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan menabrak 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 11 Desember 2025.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi penyelenggara program nasional tersebut.

Salah satu aturan paling krusial yang ditegaskan BGN adalah larangan mobil pengantar MBG masuk ke pekarangan sekolah. Pengantaran cukup dilakukan di depan pagar sekolah.

“Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Anak-anak sering lari-lari di halaman, itu berisiko,” tegas Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, saat sosialisasi tata kelola MBG di Lumajang.

BACA JUGA: BGN Bantah Isu 5.000 Dapur Fiktif, Begini Mekanisme Pencairan Dana Program MBG

Tak hanya soal lokasi pengantaran, BGN juga mengunci ketat aturan soal sopir operasional SPPG.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.