Selama blokade, jalur hanya dibuka terbatas bagi kapal pengangkut sembako, hasil bumi masyarakat, serta material pendukung Proyek Strategis Nasional (PSN).
Kebijakan ini berdampak signifikan terhadap distribusi batu bara, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa keselamatan infrastruktur tidak bisa ditawar.
Sempat beredar video viral yang memperlihatkan tongkang batu bara melintas saat jalur masih ditutup, memicu kekhawatiran warga akan ketidaktegasan pemerintah.
Namun, Ketua Karang Taruna Lalan Farid dan Kepala Dinas Perhubungan Muba Musni Wijaya memastikan video tersebut merupakan rekaman lama.
“Selama masa penutupan aman. Yang melintas kemarin itu ponton material jalan milik Pemkab Muba, bukan tongkang batu bara,” jelas Farid.
Dengan terpenuhinya komitmen dana dan kontraktor yang kembali bekerja, arus logistik batu bara di Sungai Lalan dipastikan kembali normal sepenuhnya mulai Selasa (13/1/2026), di bawah koordinasi KSOP dan Pemkab Muba. (*/red)
Page: 1 2
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…
Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…
Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…
Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…
Empat Lawang memperluas program Ananda Bersinar melalui sekolah hingga desa. Kemang Manis dijadwalkan menjadi lokasi…