BMKG Sumsel peringatkan potensi hujan tinggi Desember 2025. Delapan daerah masuk kategori waspada banjir dan longsor, kepala daerah diminta siaga. (*/Ils)
° BMKG Sumsel mengeluarkan peringatan dini hujan deras untuk Desember 2025.
° Sebagian wilayah diprediksi mendapat curah hujan tinggi lebih dari 70%, berpotensi memicu banjir dan longsor.
° Ada delapan kabupaten dengan kecamatan yang masuk kategori waspada.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan deras yang diprediksi akan mendominasi wilayah Sumsel sepanjang Desember 2025.
Peringatan ini ditujukan kepada para kepala daerah serta instansi terkait agar dapat melakukan langkah antisipasi dan mitigasi sejak dini.
Koordinator BMKG Sumsel, Dr. Wandayantolis, menjelaskan bahwa berdasarkan model prakiraan probabilistik curah hujan bulan November 2025, terdapat indikasi kuat peningkatan curah hujan pada sejumlah kecamatan di kota dan kabupaten di Sumsel dengan status waspada.
“Curah hujan tinggi biasanya diikuti oleh potensi bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya pada Sabtu (29/11/2025).
Ia menegaskan bahwa informasi ini diharapkan dapat menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah mitigasi yang tepat.
Menurut BMKG, pada Desember 2025 sebagian besar wilayah Sumsel berpeluang mendapatkan curah hujan tinggi lebih dari 70%, dengan intensitas mencapai 300–400 mm.
BACA JUGA: PERINGATAN BMKG: Waspadai Banjir dan Longsor di Akhir Oktober!
Daerah yang diprediksi terdampak meliputi sebagian wilayah Palembang, Banyuasin, Muara Enim, PALI, OKU, sebagian kecil OKU Timur, Lahat, dan OKI.
Meski begitu, Wandayantolis menegaskan bahwa potensi hujan deras ini masih berada pada level waspada, belum mencapai kategori siaga atau awas.
BMKG juga merinci delapan kabupaten yang memiliki kecamatan dengan potensi curah hujan tinggi yang dapat memicu banjir dan longsor.
Dengan meningkatnya peluang hujan ekstrem di berbagai wilayah, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi risiko, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.
BACA JUGA: BMKG Peringatkan Wilayah Kabupaten OKI Bisa Terdampak Gempa Megatrust, Warga Diminta Siaga!
Pemerintah daerah juga diharapkan segera mempersiapkan langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi. (*/red)
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…