Jasad bocah 7 tahun yang hilang di Sungai Komering ditemukan 24 kilometer dari lokasi tenggelam setelah operasi SAR selama sepekan penuh, Kamis (1/1/2026). Foto: Istimewa
° Setelah tujuh hari pencarian, jasad M. Hafiz Riski (7) yang tenggelam di Sungai Komering akhirnya ditemukan warga di Desa Talang Balai Lama, Ogan Ilir, Kamis pagi.
° Korban terbawa arus sejauh 24 kilometer. Operasi SAR resmi ditutup.
OGAN ILIR, LINTANGPOS.com — Harapan yang menggantung selama sepekan akhirnya berujung pilu.
Jasad M. Hafiz Riski (7), bocah yang tenggelam di Sungai Komering, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, ditemukan pada Kamis (1/1/2026) pagi, setelah terbawa arus sejauh kurang lebih 24 kilometer dari titik awal ia dilaporkan hilang.
Korban ditemukan warga yang sedang beraktivitas di aliran Sungai Ogan, tepatnya di Desa Talang Balai Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, membenarkan penemuan tersebut.
“Benar, korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pagi tadi. Jasadnya ditemukan mengapung di radius sekitar 24 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujar Raymond saat dikonfirmasi.
Begitu menerima laporan warga, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi terhadap jasad Hafiz.
BACA JUGA: Mobil Tenggelam di Jalan Desa! Hujan Deras Bikin Sungai Menang Seperti Danau Dadakan 3,5 Km
Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung selama tujuh hari penuh.
Peristiwa memilukan ini bermula pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Hafiz, warga Talang Jambe, Palembang, sedang menghabiskan masa libur sekolah di rumah neneknya di Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Kayuagung.
Sore itu, ia pergi mandi ke sungai bersama sang nenek dan tiga orang sepupunya.
Suasana yang awalnya penuh canda berubah mencekam ketika arus sungai mendadak deras dan menyeret mereka.
“Sang nenek berhasil menyelamatkan tiga cucu lainnya, namun naas, tubuh Hafiz terseret arus deras hingga hilang dari pandangan dan tenggelam,” tutur Raymond.
BACA JUGA: Remaja Tenggelam di Curup Besemah Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian
Selama sepekan terakhir, tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang Sungai Komering hingga Sungai Ogan.
Page: 1 2
Wagub Sumsel Cik Ujang menyoroti dampak kabut asap terhadap PKL dan UMKM serta mendorong strategi…
Warga Desa Sarang Bulan, Empat Lawang, mengeluhkan bantuan beras 30 kg yang disebut hanya diterima…
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan tiga agenda pada 17 September 2026, mulai Upacara Hari Perhubungan Nasional…