Dengan kuota 40 persen, peluang di SNBT lebih lebar dibanding SNBP. Selain itu, siswa bisa memilih hingga 4 program studi—dua kali lipat dari SNBP.
Namun, persaingannya juga lebih sengit karena berisi kandidat yang gagal SNBP serta siswa gap year.
3. Jalur Mandiri
Disebut sebagai jalur “pamungkas”, jalur Mandiri justru sering jadi penyelamat.
Beberapa PTN membuka banyak gelombang, punya kuota cadangan, hingga menawarkan beragam mekanisme seleksi: mulai dari nilai UTBK, portofolio, hingga jalur non-tes.
Karena format dan kuotanya fleksibel, peluang lolos jalur Mandiri sering kali lebih besar—meski tentu setiap kampus berbeda.
Jadi, Mana yang Paling Berpeluang?
Tidak ada jawaban tunggal. Semua kembali pada profil calon mahasiswa:
- Nilai rapor bagus + sekolah eligible? Wajib gas SNBP.
- Kuat di kemampuan tes? SNBT jadi arena terbaik.
- Butuh pilihan cadangan dengan peluang lebih fleksibel? Jalur Mandiri bisa jadi kunci terakhir.
Secara kuota, SNBT dan Jalur Mandiri memang paling besar.
Tapi secara peluang, semuanya kembali pada strategi dan kekuatan masing-masing siswa.
BACA JUGA: UNMURA Percepat Alih Status Jadi PTN, Target Rampung 2027
Menentukan jalur masuk PTN adalah proses membaca peluang sekaligus mengenali diri sendiri.
Jadi, sudah terbayang jalur mana yang paling cocok untuk kamu tempuh menuju kampus impian di 2026? (*/red)





