EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Darwis Khairudin kembali dipercaya memimpin Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Empat Lawang untuk masa bakti 2026-2031.
Keputusan itu dihasilkan dalam Rembuk Daerah KTNA Kabupaten Empat Lawang yang digelar di ruang rapat Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Rabu (11/2/2026).
Kemenangan ini menandai periode ketiga Darwis sebagai ketua definitif.
Namun jika dihitung sejak awal keterlibatannya sebagai Pelaksana tugas (Plt) yang diamanahkan oleh pengurus provinsi, maka ini merupakan kali keempat ia memegang kendali organisasi yang menjadi wadah komunikasi dan konsolidasi para petani serta nelayan tersebut.
“Alhamdulillah kita kembali terpilih untuk ketiga kalinya. Ini merupakan amanah yang mesti dijalani,” ujar Darwis kepada wartawan usai proses pemilihan.
Menurutnya, kepercayaan yang kembali diberikan bukan sekadar kemenangan personal, melainkan tanggung jawab kolektif untuk terus memperkuat peran KTNA sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan.
Ia menyadari, tantangan yang dihadapi petani dan nelayan ke depan semakin kompleks, mulai dari persoalan produktivitas, akses permodalan, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim.
Dalam struktur organisasi KTNA sendiri, tidak terdapat batasan maksimal periode jabatan ketua.
Hal ini berbeda dengan sejumlah organisasi lain yang membatasi masa kepemimpinan hanya dua periode.
“Di organisasi KTNA, tidak ada batasan periode untuk menjabat ketua. Beda dengan organisasi lain yang ada batas maksimal periode,” jelasnya.
Pemilihan ketua kali ini berlangsung dengan partisipasi 12 pemilik hak suara.
Mereka terdiri dari perwakilan masing-masing kecamatan, unsur provinsi, serta satu suara dari ketua demisioner kabupaten.
Namun dalam prosesnya, dua pemilik hak suara datang terlambat saat pemungutan suara telah selesai dilakukan.
Akibatnya, hanya 10 suara yang dinyatakan sah.
Dari jumlah tersebut, Darwis memperoleh enam suara, sementara empat suara lainnya diberikan kepada calon lain yang juga maju dalam kontestasi.
Dengan perolehan suara mayoritas sederhana itu, Darwis resmi kembali memimpin KTNA Empat Lawang.
“Kebetulan tadi ada dua orang yang punya hak suara terlambat datang. Mereka berdua datang saat proses pemilihan telah usai. Jadi, ada 10 suara yang sah, 6 orang di antaranya memilih saya, 4 orang memilih calon lain,” bebernya.
Usai terpilih, agenda terdekat yang akan dilakukan adalah menyusun struktur kepengurusan baru.
BACA JUGA: Gubernur Herman Deru Puji Potensi Pertanian Luar Biasa di PEDA KTNA XVI Sumsel 2025!
Penyusunan ini dinilai krusial untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan anggota di lapangan.
Setelah struktur rampung, tahapan berikutnya adalah proses pelantikan.
Darwis berharap pelantikan kepengurusan KTNA periode 2026-2031 dapat dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang.
Karena itu, pihaknya akan menyesuaikan jadwal dengan agenda kepala daerah.
“Untuk proses pelantikan, kita berharap Bupati Empat Lawang yang hadir. Karena itu, kita coba sesuaikan jadwal pak bupati untuk menetapkan waktu pelantikan,” imbuhnya.
Ke depan, sejumlah agenda penting telah menanti kepengurusan baru.
BACA JUGA: Pulo Mas Disulap Jadi Kebun Sayur Subur, Sambut PEDA KTNA Sumsel 2025
Salah satunya adalah menghadiri kegiatan KTNA tingkat nasional yang akan digelar di Provinsi Gorontalo pada Juni 2026 mendatang.
Partisipasi dalam forum nasional tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring, bertukar pengalaman, serta menyerap inovasi yang dapat diterapkan di Empat Lawang.
Meski demikian, Darwis mengakui keterbatasan anggaran dan jarak menjadi tantangan tersendiri.
Tidak seluruh pengurus dapat diberangkatkan ke Gorontalo.
“Insyaallah kita akan hadiri kegiatan nasional itu, meski tidak seluruh pengurus dapat diberangkatkan, mengingat lokasi yang jauh,” tandasnya.
Terpilihnya kembali Darwis Khairudin mencerminkan masih kuatnya dukungan mayoritas perwakilan kecamatan terhadap kepemimpinannya.
BACA JUGA: Sambut PEDA KTNA 2025, Wabup Empat Lawang Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pulo Mas
Konsistensi program dan kedekatan dengan anggota menjadi modal penting dalam menjaga soliditas organisasi.
Di tengah dinamika sektor pertanian dan perikanan yang terus berkembang, KTNA Empat Lawang diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi petani dan nelayan, sekaligus motor penggerak peningkatan kesejahteraan mereka.
Masa bakti 2026-2031 menjadi periode krusial untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, memperluas akses pelatihan dan pendampingan, serta mendorong regenerasi petani dan nelayan muda di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. (*/jie/red)





