Menurutnya, Book Session memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa, karena mereka tidak hanya menjadi pembaca pasif, tetapi juga dilatih untuk mengemukakan pendapat, menyampaikan gagasan, serta menghargai sudut pandang orang lain.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 10.30 hingga 15.30 WIB dengan fokus pada aktivitas membaca dan diskusi interaktif.
Para siswa diberi kebebasan untuk mengakses berbagai koleksi buku yang disediakan.
Setelah membaca, mereka diminta menyampaikan informasi, gagasan, serta refleksi kritis terhadap isi buku di hadapan peserta lainnya.
Sesi diskusi menjadi inti dari kegiatan Book Session.
BACA JUGA: Sidang Pembacaan Eksepsi Korupsi Pasar Cinde Ditunda, Alex Noerdin Dirujuk ke Jakarta, Ada Apa?
Di ruang ini, para siswa saling bertukar ide dan pandangan berdasarkan buku yang mereka baca.
Keberagaman judul buku menghadirkan diskusi yang dinamis, karena setiap siswa membawa perspektif yang berbeda.
Proses ini tidak hanya melatih kemampuan berpikir kritis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi.








