Cari Rumput, Petani Musi Rawas Nyaris Tewas Diterkam Buaya

oleh -96 Dilihat
oleh
Petani di Musi Rawas diserang buaya saat mencari rumput. Korban selamat namun mengalami luka parah. Polisi dan BKSDA kini turun tangan, Selasa (13/1/2026). Foto: dok/ist

Ringkasan Isi 

° Petani Musi Rawas bernama Tiwan (59) terluka parah setelah diserang buaya saat mencari rumput pakan ternak di kebun warga.

° Peristiwa ini terjadi Selasa pagi di Desa Megang Sakti IV, Musi Rawas, Sumsel.


MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com Aktivitas sederhana yang biasa dilakukan setiap pagi berubah menjadi mimpi buruk bagi Tiwan (59), seorang petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Saat sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya, ia justru menjadi korban serangan buaya dan mengalami luka parah.

Peristiwa mencekam itu terjadi di area perkebunan warga Dusun 5, Desa Megang Sakti IV, Kecamatan Megang Sakti, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Lokasi kejadian berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman dan hanya bisa diakses menggunakan sepeda motor.

Kanit Reskrim Polsek Megang Sakti, Ipda Novra Robialda, menjelaskan bahwa korban sedang menjalankan rutinitasnya mencari rumput di kebun warga.

Namun kondisi geografis kawasan tersebut berubah akibat hujan deras beberapa hari terakhir.

BACA JUGA: Bermain di Sungai, Bocah 3,5 Tahun Hanyut Tak Kembali

“Wilayah itu berbatasan langsung dengan Desa Sadar Karya, Kecamatan Purwodadi. Karena hujan intensitas tinggi, area yang biasa dilewati korban kini tergenang air,” kata Novra, Rabu (14/1/2026).

Saat mencoba menyeberangi genangan tersebut, bahaya tak terduga muncul.

Seekor buaya tiba-tiba menyerang dari belakang dan menggigit paha kiri Tiwan dengan kuat.

Dalam kondisi terjepit antara hidup dan mati, Tiwan berusaha mempertahankan diri.

Ia berpegangan pada sebatang kayu di dekatnya, lalu memukul dan membacok buaya itu menggunakan arit yang dibawanya.

Perlawanan tersebut membuat sang predator akhirnya melepaskan gigitannya.

BACA JUGA: Tragis! Mantan Anggota DPRD Lubuklinggau Tewas Terlindas Usai Tabrak Pintu Mobil

Dengan tubuh penuh luka, Tiwan berhasil pulang ke rumah sebelum akhirnya dilarikan keluarganya ke Puskesmas Purwodadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Akibat serangan itu, ia mengalami luka parah di paha kiri, paha kanan, serta bagian perut sebelah kiri.

Mendapat laporan warga, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Namun buaya yang menyerang tidak lagi ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara.

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa agar warga lebih waspada saat beraktivitas di kebun yang dekat dengan lokasi kejadian,” ujar Novra.

Pihak kepolisian juga berencana bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangkap atau mengusir buaya tersebut guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.

BACA JUGA: Aksi Maling Panjat Rumah Terbongkar, Polisi Tangkap Buruh Muda

“Karena sangat berisiko jika buaya itu masih berada di sekitar permukiman dan area kebun,” tutupnya. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search