Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih Pasar Tebing Tinggi Dimulai

oleh -21 Dilihat
oleh
Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di Pasar Tebing Tinggi resmi dimulai sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan UMKM lokal, Sabtu (21/2/2026). Foto: Liza Iskandar

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di wilayah Kelurahan Pasar Tebing Tinggi kini resmi mulai berjalan.

Kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, terutama dalam upaya memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas daerah.

Kepastian dimulainya pembangunan tersebut disampaikan langsung oleh Lurah Pasar Tebing Tinggi, Beniko.

Ia menjelaskan bahwa proses awal pembangunan telah melalui sejumlah tahapan administratif dan persiapan teknis, sehingga kini dapat memasuki fase pelaksanaan di lapangan.

Menurutnya, kehadiran gedung koperasi ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi warga sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol kebersamaan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kami berharap koperasi ini kelak benar-benar dikelola secara profesional dan transparan demi kesejahteraan anggota,” ujar Beniko saat dikonfirmasi, Sabtu (21/2/2026).

BACA JUGA: Kopdes Merah Putih Kepahiang Tersendat, Masalah Lahan Jadi Sorotan

Pembangunan gedung koperasi tersebut juga tidak lepas dari peran serta masyarakat.

Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Mulyadi Makmun, yang secara sukarela menghibahkan lahan untuk lokasi pembangunan.

Langkah ini dinilai sebagai wujud kepedulian dan komitmen warga dalam mendukung program pembangunan ekonomi lokal.

Hibah lahan tersebut menjadi fondasi penting bagi terealisasinya proyek ini.

Tanpa adanya dukungan lahan, proses pembangunan tentu akan menghadapi lebih banyak tantangan, baik dari sisi anggaran maupun perizinan.

Oleh karena itu, pemerintah kelurahan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan.

BACA JUGA: 11 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, Prabumulih Siapkan 35 Lokasi Baru

Gedung Koperasi Merah Putih nantinya dirancang sebagai pusat kegiatan koperasi yang meliputi pelayanan simpan pinjam, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ruang pertemuan anggota.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya wirausaha baru dan memperkuat jaringan ekonomi lokal, khususnya di wilayah Kabupaten Empat Lawang.

Selain fungsi ekonomi, koperasi juga diproyeksikan menjadi ruang edukasi bagi masyarakat.

Melalui pelatihan manajemen usaha, literasi keuangan, dan pengelolaan koperasi yang baik, warga diharapkan semakin memahami pentingnya kelembagaan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan demikian, koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Beniko menambahkan, pemerintah kelurahan akan terus mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

BACA JUGA: Kepala Cabang Koperasi Diduga Bobol Dana Rp1,37 Miliar!

Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pengurus koperasi, akan dilakukan secara intensif.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa gedung yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan visi koperasi ke depan.

Antusiasme warga terhadap pembangunan ini pun cukup tinggi.

Banyak masyarakat berharap koperasi tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu permodalan usaha kecil dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Di tengah tantangan ekonomi yang kerap dihadapi masyarakat pedesaan dan kelurahan, koperasi dipandang sebagai solusi kolektif yang relevan dan berdaya guna.

Dengan dimulainya pembangunan gedung Koperasi Merah Putih ini, Pasar Tebing Tinggi menapaki langkah baru dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA: Koperasi Merah Putih di Empat Lawang Mulai Ajukan Modal ke Bank Himbara, Fokus ke Sembako dan Pertanian!

Kolaborasi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan para dermawan lokal menjadi bukti bahwa pembangunan berbasis kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. **

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search