Polres Pagar Alam bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan berat yang menewaskan buruh kandang ayam di Dempo Selatan. Pelaku diamankan beserta barang bukti. (*/IST)
Perselisihan antar buruh di kandang ayam Atung Bungsu, Pagar Alam, berakhir tragis dengan tewasnya seorang pekerja muda. Berkat respon cepat Polres Pagar Alam dan Polsek Dempo Selatan, pelaku berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian.
PAGARALAM, LINTANGPOS.com – Malam yang semula berjalan seperti hari kerja biasa berubah menjadi tragedi berdarah di sebuah kandang ayam di wilayah Dempo Selatan, Kota Pagar Alam.
Perselisihan antar rekan kerja berujung pada hilangnya nyawa seorang buruh harian lepas.
Berkat gerak cepat aparat kepolisian, pelaku penganiayaan berat berhasil diamankan hanya dalam hitungan jam setelah kejadian.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Jumat malam, 30 Januari 2026, sekitar pukul 21.45 WIB, di kandang ayam milik Sarifudin Zuhri yang berlokasi di Jalan Lapter Atung Bungsu, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.
Korban diketahui bernama Heri Herawansyah (21), buruh harian lepas asal Talang Camai, Kecamatan Pagar Alam Utara.
Ia ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara dengan luka parah di bagian leher.
BACA JUGA: Motor Hilang di Pagaralam, Jejak Pelaku Berakhir di Empat Lawang
Tak butuh waktu lama bagi kepolisian untuk bertindak.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Dempo Selatan Iptu Akhirudin, S.H, jajaran Polsek Dempo Selatan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.
Hasilnya, terduga pelaku berinisial M (18), buruh asal Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, berhasil diamankan pada Sabtu dini hari, 31 Januari 2026, sekitar pukul 00.15 WIB.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.Ik, melalui Kasi Humas Iptu Mansyur, S.H, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan terduga pelaku, barang bukti, serta saksi-saksi. Kasus dengan korban jiwa menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden bermula dari selisih paham antara korban dan pelaku saat berada di dalam kendaraan pengangkut ayam.
BACA JUGA: Dua Perempuan Muda Diciduk Polisi di Pasar Nendagung Pagaralam
Adu mulut yang tak terkendali membuat emosi pelaku memuncak.
Page: 1 2
Satgas Pangan memantau beras di Empat Lawang. Ketersediaan terpantau, sementara harga menunjukkan kecenderungan naik dan…
Polres Empat Lawang menggencarkan patroli preventif Ops Sikat I Musi 2026 untuk mengantisipasi kejahatan 3C,…
Sejumlah siswa SRT 1 Empat Lawang dipulangkan di tengah persoalan fasilitas. Pemerintah menyiapkan SPAM dari…
Film Semua Akan Baik-Baik Saja menjadi pengingat untuk memahami keluarga, menerima kenyataan, dan tetap memiliki…
Film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? mengangkat hubungan ayah dan anak sekaligus menjadi pengingat…
Sat Reskrim Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku Curat setelah perhiasan emas warga Desa…