Aturan baru Dana Desa 2026 menata ulang prioritas pembangunan desa: bantuan tunai, ketahanan iklim, kesehatan, pangan, koperasi, dan digitalisasi desa. (*/Ils)
° Permendesa Nomor 16 Tahun 2025 menetapkan arah baru Dana Desa 2026.
° Fokusnya menyasar kemiskinan ekstrem, ketahanan iklim, kesehatan, pangan, koperasi desa, hingga infrastruktur digital dengan pengawasan ketat dan pelibatan aktif masyarakat desa.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pemerintah resmi mengubah arah kebijakan Dana Desa tahun 2026 melalui Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 16 Tahun 2025.
Regulasi ini menjadi peta jalan baru pembangunan desa yang lebih tajam, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Jika sebelumnya Dana Desa lebih banyak berfokus pada pembangunan fisik, maka tahun 2026 menghadirkan pendekatan yang jauh lebih komprehensif: pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan iklim, kesehatan masyarakat, kedaulatan pangan, penguatan ekonomi desa, hingga transformasi digital.
Dalam Pasal 2, pemerintah menetapkan delapan fokus strategis penggunaan Dana Desa:
BACA JUGA: Dana Desa 2026 Dikunci Ketat! Ini 8 Larangan Baru Pemerintah yang Wajib Dipatuhi Semua Kepala Desa
Setiap desa wajib menjadikan fokus tersebut sebagai acuan utama penyusunan RKP Desa dan APB Desa 2026.
Dana Desa 2026 mengukuhkan kembali Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT) sebagai instrumen utama menekan kemiskinan ekstrem.
Setiap keluarga penerima manfaat berhak menerima hingga Rp300.000 per bulan selama maksimal tiga bulan, berdasarkan keputusan Musyawarah Desa.
Penetapan penerima BLT pun kini lebih sistematis—mengacu data pemerintah, musyawarah terbuka, hingga verifikasi berlapis agar bantuan tepat sasaran.
Dana Desa 2026 juga diarahkan untuk membangun desa tangguh iklim. Program mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sampah, penanaman mangrove, hingga perlindungan pesisir menjadi prioritas baru.
Page: 1 2
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…