Bank Sampah Lintang Empat Lawang sukses meraih Beres Award 2025 tingkat Sumsel berkat kolaborasi lintas sektor dan kesadaran lingkungan masyarakat. (*/dok/IST)
° Bank Sampah Lintang di Kecamatan Pendopo Barat, Empat Lawang, meraih Beres Award 2025 kategori Profil dan Kinerja Terbaik tingkat Sumsel.
° Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi dengan DLH dan Pondok Pesantren Barakatul Qur’an serta peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Di tengah lesunya aktivitas pengelolaan sampah di sejumlah wilayah Kabupaten Empat Lawang, sebuah kabar membanggakan datang dari Kecamatan Pendopo Barat.
Bank Sampah Lintang sukses menorehkan prestasi dengan meraih Beres Award 2025 kategori Profil dan Kinerja Terbaik tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Penghargaan prestisius tersebut diberikan atas keberhasilan Bank Sampah Lintang dalam mengelola sampah secara berkelanjutan sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
Capaian ini terasa istimewa karena di Kabupaten Empat Lawang saat ini terdapat enam bank sampah, namun hanya Bank Sampah Lintang yang masih aktif beroperasi.
Bank Sampah Lintang merupakan bank sampah binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang yang berkolaborasi erat dengan Pondok Pesantren Barakatul Qur’an.
Sinergi ini terbukti mampu menciptakan dampak ganda, tidak hanya dalam pengelolaan lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat serta edukasi lingkungan sejak usia dini.
Kepala DLH Empat Lawang, Muhibudin melalui Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah B3, Nirwanto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Di Kabupaten Empat Lawang ada enam bank sampah, namun yang masih aktif hanya Bank Sampah Lintang. Lima lainnya saat ini dalam kondisi mati suri,” ujar Nirwanto, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, tidak aktifnya sejumlah bank sampah disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya manajemen pengelolaan, serta minimnya dukungan lingkungan sekitar.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…