Danantara Siapkan Rp20 Triliun untuk Peternak Ayam! Ogan Ilir Siap Tancap Gas, Tapi Masih Menunggu Komando Pusat

oleh -67 Dilihat
Ogan Ilir menanti arahan pusat soal bantuan Danantara Rp20 triliun sambil mendorong BUMDes meningkatkan produksi telur untuk kebutuhan MBG dan SPPG. (*/dok/IST)

Ringkasan Berita: 

° Danantara berencana mengucurkan Rp20 triliun untuk peternak ayam.

° Ogan Ilir menyambut positif, namun belum menerima arahan resmi.

° Pemkab meminta BUMDes fokus meningkatkan produksi telur demi memenuhi kebutuhan MBG dan SPPG yang masih tinggi.


OGAN ILIR, LINTANGPOS.com — Rencana Danantara menggelontorkan anggaran fantastis senilai Rp20 triliun untuk mendukung peternak ayam di Indonesia ikut menjadi sorotan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Para peternak ayam pedaging dan petelur pun berharap bantuan tersebut dapat menjadi suntikan modal untuk meningkatkan produksi telur, khususnya bagi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Meski pengumuman rencana bantuan ini sudah tersebar luas, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima arahan resmi dari pemerintah pusat mengenai mekanisme penyalurannya.

“Kalau soal bantuan dari Danantara, secara resminya kan belum menerima arahan. Baru sebatas mendapat informasi dari pemberitaan,” ujar Panca, Sabtu (29/11/2025).

Panca menegaskan bahwa produksi telur untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok MBG di Ogan Ilir sejauh ini berjalan baik, terutama melalui pengelolaan BUMDes yang telah memulai hilirisasi usaha telur.

Sambil menantikan realisasi program Danantara, Panca meminta para penanggung jawab BUMDes tetap fokus meningkatkan produksi telur, mengingat permintaan pasar sudah jelas dan stabil.

BACA JUGA: Warga Palembang Gempar! Diduga Macan Dahan Mangsa Ternak Bebek di Sukamulya

“Harapannya ke kepala desa, karena sudah ada hilirisasi untuk MBG, jangan yang aneh-aneh untuk BUMDes itu. Sudah pasti terserap, sudah pasti untung. Lebih baik untuk mengisi SPPG di wilayahnya,” kata Panca.

Di Kecamatan Payaraman, tujuh desa—Seri Kembang II, Seri Kembang III, Tanjung Lalang, Rengas II, Lubuk Bandung, Tebedak I, dan Tebedak II—telah menandatangani kerja sama suplai telur ayam dengan SPPG.

Namun ketujuh BUMDes tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan, yang mencapai 8.000 butir telur per minggu untuk satu SPPG saja.

Panca menilai peluang meningkatkan produksi masih sangat besar.

Jika diperlukan tambahan modal, desa dapat memanfaatkan jalur pendanaan melalui Koperasi Desa, sesuai mekanisme yang berlaku.

“Peluang untuk meningkatkan produksi itu masih sangat besar. Kalau soal penambahan modal, kan ada Koperasi Desa dan mekanismenya dari koperasi itu sendiri,” tutur Panca.

BACA JUGA: Segini Biaya Kuliah Universitas Brawijaya tahun 2026: Calon Maba Wajib Siap Mental dan Dompet!

Dengan potensi bantuan Danantara yang masih menunggu kejelasan, Pemkab Ogan Ilir berharap peternak dan BUMDes tetap memperkuat kapasitas produksi agar mampu menyuplai kebutuhan MBG secara mandiri dan berkelanjutan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.