Dapodik 2026.b Rilis, Sekolah Wajib Uninstall Versi Lama!

oleh -118 Dilihat
Kemendikdasmen merilis Dapodik 2026.b berbentuk installer penuh. Sekolah wajib uninstall versi lama agar pemutakhiran data dan sinkronisasi berjalan optimal. (*/Ils)

Ringkasan Berita:

° Kemendikdasmen resmi merilis Aplikasi Dapodik versi 2026.b yang wajib diunduh seluruh satuan pendidikan.

° Berbeda dari pembaruan sebelumnya, versi ini berbentuk installer penuh dan mewajibkan uninstall versi lama demi kelancaran pemutakhiran data semester genap 2025/2026.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan pembaruan Aplikasi Dapodik versi 2026.b pada Selasa, 13 Januari 2026.

Pembaruan ini menjadi langkah krusial dalam mendukung pemutakhiran data Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang wajib dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Berbeda dengan sejumlah pembaruan sebelumnya yang hanya berupa patch, Dapodik 2026.b dirilis dalam bentuk installer penuh.

Artinya, operator sekolah diwajibkan menghapus (uninstall) versi Dapodik lama sebelum memasang versi terbaru.

Langkah ini penting untuk menghindari konflik data, kegagalan sistem, hingga kendala saat sinkronisasi.

Fokus Perbaikan dan Pembaruan Dapodik 2026.b

BACA JUGA: Libur Panjang Bisa Jadi Bumerang! Ini Pesan Keras Tim Dapodik: Salah Data, Tunjangan Guru ASN Bisa Raib

Melalui rilis terbaru ini, Kemendikdasmen menekankan peningkatan kualitas dan akurasi data pendidikan nasional.

Sejumlah pembaruan strategis disematkan, mulai dari penyesuaian mekanisme pengambilan data Dashboard PAUD HI, validasi khusus untuk Sekolah Rakyat (SR), hingga penyesuaian referensi buku dari Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI).

Tak hanya itu, Dapodik 2026.b juga menghadirkan pembaruan signifikan pada pendataan kelistrikan dan layanan internet satuan pendidikan.

Isian kini ditata lebih terstruktur, dilengkapi elemen data baru, serta menerapkan validasi wajib isi guna memastikan data yang masuk sesuai kondisi riil di lapangan.

Menariknya, perekaman peserta didik baru untuk jenjang PAUD dan SD kini tidak lagi dilakukan melalui Dapodik, melainkan dialihkan ke laman resmi sp.datadik.kemendikdasmen.go.id.

Link Resmi Unduhan Dapodik 2026.b

BACA JUGA: TPG 2026 Cair Tiap Bulan, Guru Wajib Cek Data!

Kemendikdasmen mengingatkan operator sekolah agar hanya mengunduh aplikasi melalui laman resmi demi menjaga keamanan data. File installer dan prefill dapat diakses melalui:
https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan

Installer tersedia sesuai jenjang pendidikan, sementara khusus SMK dapat diunduh melalui kanal Ditjen Vokasi pada laman yang sama.

Panduan Instalasi hingga Sinkronisasi

Proses instalasi Dapodik 2026.b dimulai dari pengunduhan installer, dilanjutkan registrasi daring atau luring, pemilihan semester genap 2025/2026, hingga input data dan sinkronisasi menggunakan akun kepala sekolah.

Operator juga disarankan memastikan tampilan aplikasi sudah menunjukkan versi 2026.b sebelum melakukan pengisian data.

BACA JUGA: TPG 2026 Berkurang? Ini Penjelasan Resmi Kemendikdasmen

Sebagai catatan penting, Kemendikdasmen menetapkan batas akhir pemutakhiran data prasarana—meliputi tanah, bangunan, dan ruang—hingga 28 Februari 2026.

Keterlambatan sinkronisasi berpotensi berdampak langsung pada penyaluran Dana BOSP serta tunjangan guru(*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.