Categories: Artikel Nasional Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

PESISIR BARAT, LINTANGPOS.com – Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam cara menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Dakwah yang sebelumnya lebih banyak dilakukan melalui ceramah, pengajian, maupun pertemuan secara langsung, kini mulai memanfaatkan berbagai media digital yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Salah satu media yang banyak digunakan adalah WhatsApp.

Aplikasi pesan instan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk berkomunikasi dan bertukar informasi, tetapi juga menjadi sarana penyebaran pesan dakwah di kalangan generasi muda.

BACA JUGA: Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

Fenomena tersebut menjadi perhatian Nestia Destiani dalam skripsinya berjudul “Analisis Penyebaran Pesan Dakwah Melalui WhatsApp pada Remaja di Desa Gedung Cahya Kuningan Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat.”

Nestia Destiani merupakan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses penyebaran pesan dakwah melalui WhatsApp di kalangan remaja Desa Gedung Cahya Kuningan, sekaligus mengkaji isi pesan dakwah yang disampaikan.

Dalam penelitiannya, Nestia menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap remaja pengguna WhatsApp di Desa Gedung Cahya Kuningan.

BACA JUGA: Diorama Augmented Reality Bikin Nilai Belajar Fotosintesis Siswa Melonjak

Penelitian ini juga melibatkan remaja yang aktif dalam kegiatan Remaja Islam Masjid atau RISMA.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran pesan dakwah melalui WhatsApp dilakukan melalui beberapa cara.

Remaja terlebih dahulu mencari dan mengumpulkan materi dakwah dari berbagai sumber, termasuk kelompok Islami dan sumber digital lainnya.

Materi tersebut kemudian diolah dan dikemas dalam bentuk yang lebih menarik, seperti teks, gambar maupun video.

BACA JUGA: Tak Banyak yang Tahu! Tradisi Membawa Bahan Makanan Mentah Ini Ternyata Mampu Mengakhiri Konflik Berdarah di Empat Lawang

Setelah itu, pesan dakwah disebarkan melalui pesan pribadi kepada kontak WhatsApp serta dibagikan melalui Status WhatsApp.

Page: 1 2

Legina Ainil Valensi

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

3 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Lagi Begadang!

Kebiasaan bermain gadget hingga begadang ternyata bisa mengganggu kualitas tidur. Rama Satya (@productivityboii) membagikan tiga…

2 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Dulu Kejar Gaya Stylish, Kini Pilih Outfit Warna Basic

Lovlavina membagikan perubahan pandangannya soal pakaian. Kini, ia lebih nyaman dengan outfit simpel dan warna…

3 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Prilly Latuconsina Ingatkan Perempuan Mandiri, Hidup Tak Seindah Dongeng

Prilly Latuconsina membagikan pandangannya tentang kemandirian perempuan, stigma gender, hingga makna pernikahan dalam perbincangan bersama…

3 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Regional
  • Sumsel
  • Teknologi

Telkom Siap Dukung Digitalisasi Pemkab Empat Lawang

Telkom menyatakan siap mendukung digitalisasi Pemkab Empat Lawang, terutama konektivitas perkantoran baru dan interkoneksi perangkat…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Nasional
  • Sumsel

UGM Nilai Empat Lawang Layak Jadi Kawasan Transmigrasi Masa Depan

Prof Suratman menilai Empat Lawang layak menjadi kawasan transmigrasi masa depan dengan konsep berbasis kopi,…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Dorong Empat Lawang Jadi Kawasan Transmigrasi Terintegrasi

Bupati Joncik Muhammad mendorong Empat Lawang menjadi kawasan transmigrasi, dengan mengandalkan potensi lahan dan pengembangan…

13 jam ago