Abdullah (31) tewas dibacok di rumahnya, Kayuagung. Polisi tangkap tiga pelaku dalam lima jam. Motif pembunuhan diduga karena dendam pribadi, Selasa (21/10/2025). Foto: istimewa
Ringkasan Berita:
° Seorang pria bernama Abdullah (31) tewas setelah diserang tiga pelaku bersenjata tajam di rumahnya, RT 03 Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, OKI, Selasa (21/10/2025) malam.
° Polisi bergerak cepat dan menangkap ketiga pelaku lima jam setelah kejadian di wilayah Indralaya.
° Motif penyerangan diduga karena dendam dan sakit hati atas ucapan korban yang dianggap menghina pelaku.
OKI, LintangPos.com – Kayuagung, Sumatera Selatan – Warga RT 03, Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), digemparkan dengan peristiwa pembunuhan berdarah pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 18.40 WIB.
Seorang pria bernama Abdullah (31) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya sendiri setelah diserang oleh sejumlah orang bersenjata tajam.
Ketua RT setempat, Muhammad Nuh, mengatakan korban baru saja pulang kerja sebelum kejadian nahas itu terjadi.
Tak lama berselang, beberapa orang datang mengetuk pintu rumahnya. Begitu pintu dibuka, para pelaku langsung menyerang korban tanpa sepatah kata pun.
“Korban sempat mau ke dapur mengambil sesuatu, lalu dilihat mertuanya tubuh korban sudah penuh darah. Ia sempat duduk lalu terguling,” ujar Nuh.
Menurut Nuh, pelaku merupakan keluarga jauh korban sekaligus tetangga yang rumahnya hanya berjarak sekitar 80 meter.
BACA JUGA: Hakim Tolak Eksepsi Fitrianti Agustinda dalam Kasus Korupsi Dana PMI Palembang
Insiden itu membuat warga sekitar panik dan berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Korban kemudian dibawa ke IGD RSUD Kayuagung, namun nyawanya tidak tertolong. Ia mengalami luka tusuk di dada dan punggung, serta sayatan di kaki kanan.
“Katanya pelaku dendam terhadap korban, tapi saya tidak tahu pasti apa penyebab sakit hatinya,” tambah Nuh.
Sementara itu, Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Eko Rubiyanto SH mengonfirmasi bahwa jajarannya bergerak cepat usai laporan pembunuhan tersebut.
Dalam waktu sekitar lima jam, tiga pelaku yakni Adamsri (33), Asri, dan Oki (27) berhasil ditangkap di wilayah Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Page: 1 2
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…