Kecelakaan maut di OKI merenggut nyawa seorang ibu saat menyalip di Jalan Lintas Timur. Anaknya luka-luka dan masih dirawat di RSUD Kayuagung, Rabu (10/12/2025). Foto: istimewa
° Seorang ibu di OKI, Ida Royani, tewas setelah motornya bertabrakan dengan pickup box di Jalan Lintas Timur.
° Putranya luka dan dirawat di RSUD Kayuagung.
° Polisi menyebut kecelakaan terjadi saat korban mencoba menyalip kendaraan yang berhenti.
° Korban dimakamkan sore hari.
OKI, LINTANGPOS.com – Pagi di Jalan Lintas Timur, Desa Srinanti, Kecamatan Pedamaran, biasanya hanya dihiasi deru kendaraan yang melintas menuju Kayuagung atau Simpang Talang Pangeran.
Tapi Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB, ketenangan itu berubah menjadi kepanikan ketika sebuah tabrakan keras memecah suasana.
Ida Royani (40), seorang ibu asal Desa Buluh Cawang, sedang berkendara bersama putranya yang masih berusia 10 tahun.
Mereka melaju menggunakan Yamaha Mio BG 5956 KAF, arah Kayuagung menuju Talang Pangeran.
Tidak ada yang menyangka perjalanan pagi itu menjadi yang terakhir bagi Ida.
Menurut Kanit Laka Polres OKI, Ipda Hendri Farizal, kecelakaan bermula saat Ida mencoba mendahului kendaraan di depannya yang sedang berhenti.
BACA JUGA: Pengendara Motor Hilang Diduga Terpental ke Sungai Lematang saat Kecelakaan di Jembatan Kebur
Pada saat yang sama, sebuah mobil Daihatsu Pickup Box BG 8053 IP datang dari arah berlawanan.
Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak mungkin lagi dihindari.
“Benar, terjadi kecelakaan antara sepeda motor yang dikendarai Ida Royani berboncengan dengan anaknya dan mobil Daihatsu Pickup Box,” jelas Ipda Hendri.
Benturan keras membuat Ida mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi.
Sang anak terpental namun selamat, meski harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kayuagung.
Kedua kendaraan rusak parah dan segera dievakuasi oleh petugas.
BACA JUGA: Kantong Kresek Bergerak di Belakang Ruko, Pekerja Angkut Pasir Temukan Bayi Perempuan Hidup!
Di Desa Srinanti, kabar duka cepat menyebar.
Haryandi, kerabat korban, membenarkan bahwa Ida tinggal bersama keluarganya di Buluh Cawang, sementara suaminya bekerja dan tinggal di Srinanti.
“Korban rencananya akan dimakamkan sore ini sekitar pukul 15.00 WIB. Anaknya masih dalam perawatan,” tuturnya lirih.
Page: 1 2
Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…
Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…