Categories: Nasional Pendidikan

Dibilang Bonus, Kok Berasa Hukuman? Guru Curhat Pahitnya TPG 100% yang Tak Kunjung Cair

Ringkasan Berita:

° Guru mempertanyakan Tunjangan Profesi Guru 100% yang disebut “bonus”, tetapi proses pencairannya berbulan-bulan, berbelit, dan berbeda tiap daerah.

° Validasi data yang rumit membuat guru merasa dihukum oleh sistem, bukan diapresiasi.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Di ruang-ruang kelas, para guru terus mengajar dengan profesional.

Namun di balik senyum saat menulis di papan tulis, ada satu kecemasan yang terus menjadi bayang-bayang: kapan tepatnya Tunjangan Profesi Guru (TPG) 100 persen itu benar-benar cair?

Narasi bahwa TPG 100 persen merupakan “bonus tambahan” bagi guru bersertifikat kini ramai dipertanyakan. Para guru sebenarnya menyambut baik kebijakan dalam PP 11/2025 dan PMK 23/2025 tersebut.

Namun antusiasme itu meredup ketika realita implementasinya terasa seperti jalan terjal yang melelahkan.

Bonus yang Rasanya Seperti Hukuman

Alih-alih cair cepat sebagai bentuk apresiasi, tambahan TPG justru sering turun mendekati akhir tahun.

BACA JUGA: TPG 100 Persen Bikin Heboh! Benarkah Cair Mendadak? Ini Fakta Resmi di Baliknya

Di beberapa daerah, pencairan bahkan menunggu hingga detik-detik pergantian tahun baru.

Bagi guru yang haknya tertahan, situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: jika ini benar-benar bonus, mengapa pencairannya terasa begitu berat?

Regulasi memang menyebutkan bahwa tunjangan adalah hak. Tetapi proses administratifnya justru membuat banyak guru kehilangan rasa keadilan.

Pemerintah pusat menyebut TPG 100 persen sebagai langkah meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat profesi pendidik.

Namun di lapangan, kesenjangan antara pernyataan dan realita begitu menganga.

Tidak ada tanggal pasti pencairan dalam juknis. Pemerintah daerah pun merasa tidak terikat memberi kepastian waktu.

BACA JUGA: Warning! TPG Bulanan 2026 Bisa Picu Kekacauan Besar Jika Sekolah Telat Berbenah

Akibatnya, guru menunggu tanpa arah sementara kebutuhan hidup tidak mau menunggu.

“Undian” Bernama Pencairan TPG

Ketika kabar “bonus” diumumkan, ekspektasi guru melonjak. Namun yang terjadi, realisasi pencairannya terasa seperti undian: siapa cepat, daerah mana siap, dan siapa yang datanya kebetulan lancar.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: birokrasi daerah Dapodik info GTK kesejahteraan guru pencairan TPG sertifikasi guru TPG 100 persen tunjangan guru
Topik: Pendidikan

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

TP PKK dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar di Empat Lawang

TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…

3 jam ago
  • Berita

Joncik Ajak Pemuda Empat Lawang Jaga Persatuan dan Keberagaman

Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…

9 jam ago
  • Berita

Polsek Muara Pinang Antar Jenazah Warga Lewat Program Si Baja

Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba dari Hulu

BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Dua Rumah di Ulu Musi Empat Lawang Ludes Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Empat Lawang Perluas Ananda Bersinar, Sekolah hingga Desa Jadi Sasaran

Empat Lawang memperluas program Ananda Bersinar melalui sekolah hingga desa. Kemang Manis dijadwalkan menjadi lokasi…

2 hari ago