Tahun ini, lembaga tersebut akan menerima dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yaitu untuk kategori Kolaborasi 92 Guru Besar dan Kumpulan Buku Hukum Terbanyak (65 Buku).
Total terdapat 92 buku ilmiah hasil karya 562 penulis dari 30 penerbit, menjadikan pencapaian ini salah satu tonggak penting dalam sejarah pendidikan hukum di Indonesia.
Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Sumsel, Dedi Harapan, turut memberikan apresiasi atas capaian monumental tersebut.
“65 tahun bukan waktu yang singkat. Fakultas Hukum Unsri telah melahirkan ribuan sarjana hukum, hakim, jaksa, advokat, dan birokrat yang berperan penting dalam membangun bangsa,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kemendikdasmen Resmi Rilis e-Rapor SMA 2025, Begini Cara Pakainya!
Ia menambahkan, peluncuran 65 buku ini adalah simbol semangat intelektual dan komitmen berbagi ilmu pengetahuan dengan masyarakat luas.
Pemerintah Provinsi Sumsel, kata Dedi, akan terus mendukung sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan demi mewujudkan pembangunan hukum yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat.
Sementara itu, Wakil Rektor I Unsri, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr., menyebut Fakultas Hukum merupakan salah satu pilar pendiri Unsri.
“Kini Unsri memiliki 10 fakultas dan 1 program pascasarjana dengan 123 program studi, di mana 73 telah terakreditasi A. Tahun lalu Unsri resmi menjadi PTN-BH,” jelasnya.
Status sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) disebut membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi Unsri untuk terus berkembang.
BACA JUGA: 1.322 Siswa Kurang Mampu di Empat Lawang Terima BSM Rp500 Ribu
Ia juga optimistis Unsri akan menembus peringkat 101 dunia pada tahun 2029, seiring meningkatnya peringkat global kampus yang kini berada di posisi 601–800 dunia.
“Momentum Dies Natalis ini menegaskan kembali peran strategis Fakultas Hukum Unsri dalam membangun hukum nasional dan mencetak generasi cendekia yang berintegritas,” tegas Rujito.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.