Penggerebekan kafe tersembunyi di Empat Lawang ungkap 33 pengunjung positif narkoba. Polisi selidiki jaringan dan buru pemilik kafe yang kabur, Selasa (20/1/2026). Foto: dok/Polres Empat Lawang
° Sebanyak 33 dari 83 pengunjung kafe tersembunyi di tengah kebun karet Empat Lawang positif narkoba.
° Penggerebekan Polres Empat Lawang mengungkap praktik penyalahgunaan narkotika, miras ilegal, hingga dugaan jaringan peredaran narkoba yang masih didalami.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Sebuah kafe yang beroperasi secara tersembunyi di tengah perkebunan karet Kabupaten Empat Lawang mendadak menjadi sorotan setelah digerebek aparat kepolisian.
Dari total 83 orang yang diamankan, sebanyak 33 pengunjung dinyatakan positif narkoba usai menjalani tes urine pada Rabu (21/1/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai aktivitas sebuah kafe di kawasan Talang Gunung, Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi.
Lokasinya yang berada jauh dari permukiman, tepat di tengah kebun karet, diduga sengaja dipilih untuk menghindari pengawasan aparat dan masyarakat.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkapkan, kafe tersebut baru beroperasi sekitar satu bulan sejak Desember 2025.
Meski terbilang baru, aktivitasnya dinilai telah mengarah pada penyalahgunaan narkotika dan peredaran minuman keras ilegal.
BACA JUGA: Pria Jagoan Prabumulih Diciduk, Bandar Narkoba Dibekuk di Rumah
“Dari 83 orang yang kami lakukan tes urine, 33 di antaranya positif amphetamine atau ekstasi. Rinciannya 20 laki-laki dan 13 perempuan,” ujar AKBP Abdul Aziz kepada awak media.
Menariknya, lima dari 33 orang yang positif narkoba diketahui berprofesi sebagai DJ dan penari asal Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim.
Kehadiran mereka diduga untuk menarik minat pengunjung, terutama pada malam hari, sekaligus menghidupkan suasana kafe ilegal tersebut.
Dalam penggerebekan itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Empat Lawang turut mengamankan berbagai barang bukti.
Mulai dari empat butir pil ekstasi, 177 botol minuman keras berbagai merek, sembilan unit mobil, 29 sepeda motor, alat hisap sabu, kunci T, senjata tajam, hingga seperangkat turntable DJ.
Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Empat Lawang untuk kepentingan penyelidikan lanjutan.
BACA JUGA: Lima Kades di OKU Selatan Positif Narkoba, Ini Sikap BNN
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan kafe tersebut sebagai lokasi transaksi dan konsumsi.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…